JAKARTA – Tim nasional bola voli putri Indonesia resmi tiba di Tanah Air pada Selasa (16/12/2025) setelah menuntaskan kiprahnya di ajang SEA Games 2025 dengan membawa pulang medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti konsistensi perjuangan skuad Merah Putih di tengah persaingan ketat voli putri Asia Tenggara.
Rombongan tim yang dipimpin Megawati Hangestri Pertiwi disambut langsung jajaran Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) di bandara. Hadir dalam penyambutan tersebut Wakil Ketua Umum II PBVSI Irjen Pol (P) Djoko Sardono, Dewan Pengawas Brigjen Pol (P) Bambang Suedi dan Brigjen Pol (P) Robert Kodong, serta Kasi Sarana dan Prasarana Padepokan Voli Jenderal Kunarto Sentul, Mardiyo. Perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga turut memberikan apresiasi atas pencapaian tim.
Medali perunggu yang diraih timnas voli putri Indonesia sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kepastian podium ketiga didapat setelah Indonesia menaklukkan Filipina dengan skor 3-1 (28-26, 13-25, 30-28, 26-24) pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Senin (14/12/2025).
Pada cabang bola voli putri SEA Games 2025, Thailand berhasil keluar sebagai peraih medali emas usai mengalahkan Vietnam yang harus puas dengan medali perak.
Skuad Indonesia di turnamen ini diperkuat kombinasi pemain senior dan generasi muda. Pemain berpengalaman seperti Megawati Hangestri, Medi Yoku, Ersandrina Devega, dan Yolana Betha berpadu dengan talenta muda, antara lain Syelomitha Wongkar, Ajeng Nur Cahaya, Chelsa Berliana, Pascalina Mahuze, Namira Ramadhanti, dan Indah Guretno.
Megawati menegaskan kekompakan tim menjadi faktor penting sepanjang turnamen. Ia berharap sinergi antara pemain senior dan junior dapat terus terjaga sehingga chemistry tim semakin kuat ke depannya.
Menurutnya, raihan medali perunggu SEA Games 2025 patut disyukuri, mengingat timnas voli putri Indonesia saat ini tengah memasuki fase transisi di bawah arahan pelatih baru, Marcos Sugiyama.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan












