LUMAJANG — Tembakau Mojo di Desa Mojo, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bukan sekadar komoditas pertanian. Tembakau lokal ini juga menyimpan cerita tutur masyarakat yang mengaitkan asal-usul namanya dengan kisah Minak Jinggo.
Mas Roni, salah seorang petani tembakau Mojo, mengatakan nama tembakau tersebut berkaitan erat dengan Desa Mojo, tempat tanaman itu dibudidayakan.
“Kalau menurut dongeng, susur Minak Jinggo dahulu jatuh di tanah Mojo,” ujar Roni saat menceritakan kisah yang berkembang di masyarakat setempat kepada Rentak.id, Kamis (29/10/2026)
Penuturan tersebut menjadi sisi menarik dari keberadaan tembakau Mojo. Di balik aktivitas pertanian, terdapat cerita lokal yang menambah kekayaan kisah tentang komoditas khas Lumajang ini.
Meski demikian, kaitan kisah Minak Jinggo dengan asal-usul nama tembakau Mojo masih perlu ditelusuri lebih lanjut melalui sumber sejarah, arsip lokal, maupun keterangan tokoh masyarakat.
Tembakau Mojo Jadi Potensi Pertanian Desa
Tembakau Mojo merupakan salah satu komoditas pertanian yang dibudidayakan petani di Desa Mojo, Kecamatan Padang. Keberadaannya menunjukkan bagaimana hasil pertanian dapat menjadi bagian dari identitas suatu wilayah.
Perhatian terhadap pengembangan tembakau Mojo juga terlihat dalam publikasi Universitas Jember pada 2024. Publikasi tersebut membahas upaya pemberdayaan petani melalui penyuluhan mengenai hama dan penyakit tanaman untuk mendukung peningkatan produksi.
Informasi di situs resmi Kecamatan Padang juga menyebut tembakau lokal yang ditanam oleh petani Desa Mojo.
Upaya pengembangan budidaya tersebut menjadi penting untuk menjaga produktivitas tanaman sekaligus memperkuat potensi pertanian lokal.
Kisah Minak Jinggo Menambah Warna
Selain aspek budidaya, cerita yang disampaikan Roni membuka ruang untuk menggali lebih jauh sejarah dan tradisi lisan masyarakat Desa Mojo.
Kisah mengenai Minak Jinggo perlu dipahami sebagai cerita tutur yang berkembang di masyarakat, bukan sebagai bukti sejarah yang telah terverifikasi. Penelusuran melalui petani senior, tokoh masyarakat, dan dokumen daerah dapat membantu menjelaskan latar belakang cerita tersebut.
Dengan potensi pertanian dan cerita lokal yang menyertainya, tembakau Mojo memiliki sisi menarik untuk diperkenalkan lebih luas. Bukan hanya sebagai hasil budidaya petani Lumajang, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan lokal yang layak didokumentasikan dan dikembangkan.
Penulis : atz
Editor : ami






