Sultan B Najamudin Optimistis Koperasi Merah Putih Dongkrak Ekonomi Daerah

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin dalam peluncuran koperasi Merah Putih (odok. rentak.id)

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin dalam peluncuran koperasi Merah Putih (odok. rentak.id)

KLATEN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, menyatakan optimisme terhadap peran strategis Koperasi Merah Putih (KMP) dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah. Ia menyebut, keberadaan koperasi berbasis desa dan kelurahan ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi mikro sekaligus menciptakan kemandirian fiskal di tingkat lokal.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri peluncuran resmi KMP oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

“Yang pertama tentunya kami mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan atas peresmian 80.081 unit Koperasi Merah Putih. Kami percaya, pemerintah telah menyiapkan manajemen SDM dan model bisnis KMP yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan bisnis modern,” kata Sultan dalam keterangannya.

Menurutnya, KMP memiliki peluang besar untuk memperkuat rantai pasok mikro di daerah, terutama jika terintegrasi dengan program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai, model koperasi ini dapat menumbuhkan aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal.

“Dalam jangka menengah-panjang, KMP tidak hanya mampu memutus mata rantai praktik lintah darat yang mencekik masyarakat, tetapi juga potensial mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Artinya, KMP berpeluang membantu daerah dalam mencapai kemandirian fiskal,” tegas mantan Ketua HIPMI Bengkulu tersebut.

Sultan juga mendorong pemerintah untuk memastikan pendampingan serta pengawasan terhadap koperasi-koperasi ini dilakukan secara konsisten dan profesional. Menurut dia, keterlibatan banyak pihak sangat penting agar KMP tidak bernasib sama seperti koperasi-koperasi sebelumnya yang stagnan.

“Yang diwanti-wanti oleh Presiden Prabowo dalam sambutannya itu krusial. Agar KMP tidak bernasib seperti Koperasi Unit Desa (KUD) pada masa lalu. Kita membutuhkan keterlibatan Dekopin, pemda, dan tentu saja anggota koperasi sendiri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang diluncurkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa dan kelurahan. Pemerintah menargetkan agar koperasi ini tidak hanya menjadi wadah produksi, tetapi juga distribusi, logistik, hingga penyimpanan pangan strategis.

Berita Terkait

Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga
Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya
Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali
Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba
Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga
BULOG Genjot Bantuan Pangan di Lombok Utara, Puluhan Ribu Warga Jadi Sasaran
Pelaporan SPT Tembus 10,7 Juta, DJP Dorong Wajib Pajak Segera Aktifkan Coretax
Panen Raya Ngawi Digenjot, BULOG Kejar Target 4 Juta Ton demi Swasembada Pangan 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:08 WIB

Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali

Selasa, 14 April 2026 - 09:45 WIB

Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba

Jumat, 10 April 2026 - 08:09 WIB

Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga

Rabu, 8 April 2026 - 05:41 WIB

BULOG Genjot Bantuan Pangan di Lombok Utara, Puluhan Ribu Warga Jadi Sasaran

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB