Puan Pimpin Sidang Paripurna, Prabowo Paparkan Arah Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharani Rapur DPR (foto. tangkapan layar)

Puan Maharani Rapur DPR (foto. tangkapan layar)

JAKARTA — Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026), menjadi panggung penting bagi arah kebijakan ekonomi nasional tahun depan. Di hadapan ratusan anggota dewan dan jajaran pejabat negara, Presiden Prabowo Subianto secara langsung memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani.

Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 itu digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Turut hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, hingga para ketua umum partai politik.

Sebelum sidang dimulai, Puan menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo di Gedung DPR. Momen tersebut dilanjutkan dengan foto bersama pimpinan DPR sebelum memasuki ruang sidang utama.

Sebanyak 451 anggota DPR tercatat hadir dalam rapat paripurna tersebut. Saat membuka sidang, Puan didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati.

“Perkenankanlah kami selaku Pimpinan Dewan membuka Rapat Paripurna DPR RI yang ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, hari Rabu tanggal 20 Mei 2026 dan kami nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” kata Puan.

Dalam pengantarnya, Puan menilai rapat kali ini memiliki arti penting karena Presiden hadir langsung menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara untuk tahun 2027.

“KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 merupakan rancangan awal sebagai dasar dalam menyusun APBN Tahun Anggaran 2027, yang memiliki arah kebijakan ekonomi makro serta arah kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara,” ujar Puan.

Menurutnya, dokumen tersebut bukan hanya menyangkut desain APBN yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga menjadi instrumen antisipasi terhadap berbagai risiko ekonomi global maupun domestik.

“Bukan saja terkait rancang bangun postur APBN yang sehat dan berkelanjutan, yaitu pendapatan negara, belanja negara, defisit dan pembiayaan, akan tetapi juga mengantisipasi berbagai risiko ekonomi yang dapat ditimbulkan baik dari dalam maupun luar negeri,” lanjutnya.

Puan juga menegaskan, KEM dan PPKF 2027 diharapkan mampu menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

“Yaitu pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka Produk Domestik Bruto yang tinggi semata, tetapi juga pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan rakyat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan,” tuturnya.

“Memperkuat daya saing, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia,” sambung Puan.

Ia menambahkan, asumsi makro dan arah fiskal dalam KEM PPKF juga akan menjadi sinyal penting bagi investor, dunia usaha, pemerintah daerah, dan pelaku pasar mengenai prospek ekonomi nasional tahun 2027.

“Isi dari KEM PPKF Tahun 2027 juga selalu menjadi harapan bagi seluruh rakyat Indonesia, untuk dapat merasakan manfaat dari pembangunan nasional, sehingga kehidupan rakyat semakin mudah dan sejahtera,” ungkap Puan.

Puan menilai kehadiran Presiden Prabowo secara langsung menjadi momentum strategis untuk menegaskan bahwa rancangan APBN 2027 diarahkan sepenuhnya bagi kepentingan rakyat.

“Terutama di situasi global yang tidak menentu saat ini,” katanya.

Setelah itu, Puan mempersilakan Presiden Prabowo naik ke podium utama untuk menyampaikan pidato pengantar pemerintah terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027.

“Kepada Saudara Presiden kami mempersilakan,” ujar perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI tersebut.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku sengaja meminta waktu untuk hadir langsung di hadapan DPR karena situasi geopolitik dan geoekonomi dunia saat ini dinilai penuh ketidakpastian.

“Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita, sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN 2027,” kata Prabowo.

Ia menilai konflik dan ketegangan global saat ini memiliki dampak besar terhadap perekonomian nasional, meskipun terjadi jauh dari Indonesia.

“Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian. Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa dan Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan,” ujarnya.

“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden RI harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” sambung Prabowo

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB