Profil Pondok Pesantren Khomsani Nur Lumajang: Program Tahfidz 30 Juz, Kitab Salaf, dan Bahasa Arab-Inggris

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri Pondok Pesantren Khomsani Nur (foto. atz)

Santri Pondok Pesantren Khomsani Nur (foto. atz)

LUMAJANG – Pondok Pesantren Khomsani Nur merupakan lembaga pendidikan Islam yang berdiri sejak tahun 2011 dan berlokasi di Jalan Kaspii RT 03/RW 03, Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Hingga saat ini, Pondok Pesantren Khomsani Nur membina sekitar 150 santri, yang terdiri dari 90 santri putra dan 60 santri putri. Pesantren ini hadir sebagai pusat pendidikan Islam yang mengintegrasikan pembinaan akhlak, pendalaman ilmu agama, tahfidz Al-Qur’an, kajian kitab salaf, penguasaan bahasa asing, pendidikan karakter, serta pembentukan jiwa mandiri.

Visi

Menciptakan Generasi Qur’ani yang mampu menjawab tantangan zaman.

Misi
Mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Membiasakan pembacaan Sholawat Nuruz Zaman sebagai doa bagi umat Islam.
Membekali santri dengan ilmu Nahwu, Shorof, dan Balaghah agar mampu memahami kitab-kitab klasik.
Mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Program Unggulan
1. Tahfidz Al-Qur’an

Program Tahfidz Al-Qur’an dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat MI hingga Madrasah Aliyah. Program percepatan dirancang agar santri mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an dalam waktu tiga tahun, disertai pembinaan murojaah secara intensif sehingga hafalan tetap terjaga dengan baik.

2. Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

Pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris diberikan secara bertahap sejak jenjang MI hingga MA. Program ini bertujuan membekali santri dengan kemampuan berkomunikasi sekaligus memahami literatur Islam klasik maupun ilmu pengetahuan modern.

3. Tahassus Kitab Salaf

Program ini difokuskan pada pendalaman kitab kuning. Dalam kurun waktu tiga tahun, santri ditargetkan mampu membaca dan memahami Kitab Fathul Qorib sebagai bekal untuk melanjutkan kajian kitab-kitab salaf pada tingkat yang lebih tinggi.

4. Seni Islami

Sebagai media dakwah dan pembinaan karakter, Pondok Pesantren Khomsani Nur juga mengembangkan berbagai seni Islami, antara lain:

Tari Sufi Santri, yang menjadi satu-satunya tradisi Tari Sufi di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Lumajang sebagai media dzikir dan penghayatan nilai-nilai tasawuf.
Tari Javin khas Arab, yang memperkenalkan seni budaya Timur Tengah dalam balutan nilai-nilai Islam yang edukatif dan inspiratif.
Kegiatan Utama Santri

Dalam proses pembelajaran, seluruh santri mengikuti tiga forum ilmiah utama, yaitu:

Musyawarah Kubro

Forum diskusi ilmiah untuk melatih kemampuan berpikir kritis, bermusyawarah, serta menyelesaikan persoalan keagamaan berdasarkan Al-Qur’an dan kitab-kitab salaf.

Musyawarah Kitab Nahwu Shorof

Kegiatan pendalaman tata bahasa Arab agar santri mampu membaca, memahami, dan mengkaji kitab kuning secara benar.

Musyawarah Kitab Balaghah

Forum pembelajaran ilmu sastra dan keindahan bahasa Arab sehingga santri mampu memahami makna kitab secara lebih mendalam.

Kegiatan Harian dan Mingguan

Pembinaan karakter dan spiritual santri dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai kegiatan, di antaranya:

Shalat berjamaah lima waktu.
Mujahadah setiap selesai Shalat Isya.
Pembacaan Sholawat Nuruz Zaman setiap selesai Shubuh dan menjelang Maghrib sebagai doa untuk umat Islam di seluruh dunia.
Sholawatan dan Pengajian Kitab Balaghah setiap Kamis malam Jumat.
Khataman Al-Qur’an setiap hari Kamis setelah Shubuh yang diiringi pembacaan Sholawat Nuruz Zaman sebagai ikhtiar memohon keberkahan ilmu dan mendoakan umat Islam.
Pendidikan Formal

Selain pendidikan kepesantrenan, santri juga dapat mengikuti pendidikan formal di bawah naungan yayasan, meliputi:

TK Muslimat NU
MI Nuris Klanting
MTs Diponegoro Klanting
MA Khomsani Nur
Pendidikan Kemandirian

Pondok Pesantren Khomsani Nur menanamkan nilai-nilai kemandirian dalam kehidupan sehari-hari. Santri dibiasakan untuk:

Mencuci pakaian sendiri.
Memasak kebutuhan sehari-hari.
Menjaga kebersihan lingkungan.
Melatih disiplin, tanggung jawab, serta semangat gotong royong.

Selain itu, santri juga memperoleh keterampilan bercocok tanam di lahan milik yayasan sebagai bekal kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Kegiatan Tahunan

Berbagai agenda rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan spiritual dan akademik santri, antara lain:

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Haflah Akhirus Sanah yang dirangkai dengan Wisuda Kitab Alfiyah Ibnu Malik.
Buka Puasa Bersama pada bulan suci Ramadhan.
Komitmen Pondok Pesantren

Melalui perpaduan pendidikan Al-Qur’an, kajian kitab salaf, penguasaan bahasa Arab dan Inggris, pembinaan akhlak, penguatan ibadah, pendidikan karakter, keterampilan hidup, serta pengembangan seni Islami, Pondok Pesantren Khomsani Nur berkomitmen melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, beramal, berakhlak mulia, mandiri, serta siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Informasi Pendaftaran

Pondok Pesantren Khomsani Nur
📍 Jl. Kaspii RT 03/RW 03, Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
📱 WhatsApp: 0852-5946-1151

Mari bergabung bersama Pondok Pesantren Khomsani Nur dan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman dengan ilmu, akhlak, dan kemandirian.

Penulis : atz

Editor : ameri

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru