Potret Penegakan Hukum Indonesia di Tahun 2023, Mahupiki: Tingginya Kasus Kejahatan di Lembaga Eksekutif

- Penulis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Azmi Syahputra, Sekretaris Jenderal Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (Mahupiki) menyampaikan Catatan Hukum Akhir Tahun pada akhir tahun 2023 yang menyebutkan tingginya kasus kejahatan yang terjadi di lembaga eksekutif.

“Terutama sampai ke level Menteri yang terlibat korupsi, serta skandal korupsi yang melibatkan hakim dan gerombolan mereka, penggelapan dana APBN yang mencapai triliunan,” kata Azmi pada hari Sabtu , 30 Desember 2023.

Selain itu, ia menekankan bahwa terdapat kriminal terselubung yang menduduki posisi penting, perdagangan dan penjualan hukum, rangkap jabatan, kontroversi asuransi, industri perjudian yang merajalela, bisnis narkoba yang melibatkan aparat penegak hukum, perjudian online, dan manipulasi hukum.

“Dalam kasus ini, kediktatorialan dan penyimpangan kewenangan yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan, serta penurunan kepercayaan masyarakat pada KPK, menjadi gambaran buruk penerapan hukum di Indonesia sepanjang tahun 2023,” tegas Azmi.

Azmi menambahkan bahwa kasus-kasus ini adalah fakta nyata yang menunjukkan hubungan antara perilaku buruk pejabat pemerintahan, catatan merah penegakan hukum, praktik korupsi, dan tindakan ilegal. Tindakan-tindakan melanggar hukum ini disebabkan oleh undang-undang kontroversial, seperti revisi UU KPK pada 2019, dan kurangnya penegakan dan pengelolaan.

“Dengan tidak adanya pengawasan dan regulasi yang memadai, termasuk minimnya komitmen politik dalam mendorong kepentingan nasional seperti dalam UU perampasan aset dan Kurikta, ” ujarnya.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa suasana penerapan hukum pada tahun 2023 mencerminkan kemajuan yang lambat.

Untuk meningkatkan citra penegakan hukum pada tahun 2024, perhatian khusus harus diberikan pada peningkatan kualitas budaya hukum. Masyarakat ingin melihat dan merasakan suasana reformasi dalam sistem hukum. Oleh karena itu, harus ada komitmen untuk merealisasikan prinsip negara kesejahteraan, menggerakkan dan mengaktualisasikan hukum, dan menempatkan penegak hukum yang memiliki visi reformis di institusi penegakan hukum.

Ini termasuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam etika profesional, meratifikasi UU perampasan aset dan KUHAP.

“Kembalikan marwah UU KPK, termasuk perlunya dukungan dan memperluas akses advokasi publik melalui Undang-Undang Bantuan Hukum untuk mencapai keadilan sosial,” tutup Azmi.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru