Pontianak – Pontianak kembali mencatat sejarah. Dari tepian Sungai Kapuas, semangat olahraga nasional akan bergelora ketika Proliga 2026, kompetisi bola voli profesional tertinggi di Indonesia, resmi membuka musimnya di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, pada 8–11 Januari 2026.
Sebanyak 12 klub terbaik Tanah Air—lima tim putra dan tujuh tim putri—siap beradu gengsi selama hampir empat bulan penuh, dari 8 Januari hingga 26 April 2026. Total 98 pertandingan akan tersaji, menghadirkan drama, determinasi, dan mimpi para atlet yang ingin mengukir prestasi di level tertinggi.
Wakil Ketua Panitia Proliga 2026, Regi Nelwan, menegaskan bahwa musim ini dirancang lebih kompetitif dan menantang. “Format pertandingan kami sesuaikan agar kualitas persaingan meningkat dan performa atlet semakin terpacu,” ujar Regi, yang juga menjabat Kepala Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI.
Salah satu penyesuaian krusial adalah penerapan sistem best of three pada laga final dan perebutan peringkat ketiga. Jika satu tim unggul 2-0, laga langsung ditentukan tanpa pertandingan ketiga. Namun bila kedudukan 1-1, duel penentuan akan digelar—momen yang dijamin memompa adrenalin penonton.
Di sektor putra, kekuatan tradisional dan penantang baru akan saling berhadapan: Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta Garuda Jaya, Jakarta Lavani Livin Transmedia, Medan Falcons Tirta Bhagasasi, dan Surabaya Samator.
Sementara di sektor putri, persaingan tak kalah panas dengan hadirnya Bandung BJB Tandamata, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Electric PLN Mobile, Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, serta Medan Falcons.
Menariknya, Proliga 2026 tetap bergulir selama bulan Ramadan. Demi menjaga ritme kompetisi, pertandingan pada periode ini digelar delapan hari dengan satu laga per hari, dimulai pukul 20.30 WIB setelah salat tarawih. “Kami ingin jarak menuju Final Four tetap ideal tanpa mengurangi kekhusyukan Ramadan,” jelas Regi.
Setelah Pontianak, kompetisi akan berlanjut ke berbagai kota besar: Medan, Bandung, Gresik, Malang, dan Bojonegoro, sebelum fase Ramadan di Sentul menutup putaran reguler. Babak Final Four akan berlangsung di Surabaya, Solo, dan Semarang, hingga akhirnya puncak kejayaan Proliga 2026 ditentukan di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 21–26 April 2026
Dari Pontianak, cerita juara akan dimulai. Dari Khatulistiwa, mimpi-mimpi besar para pevoli Indonesia kembali dipertaruhkan.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan






