LUMAJANG – Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting terus menjaga dan mengembangkan tradisi seni sebagai bagian dari syiar Islam. Setiap Kamis malam Jumat, pesantren ini rutin menampilkan Tari Jafin dan Tari Sufi dalam rangkaian acara Sholawatan yang menjadi ciri khas mereka.
Selain menjadi bagian dari dzikir bersama, kedua tarian tersebut juga kerap tampil pada peringatan hari besar Islam, seperti Maulid Nabi, Isra Mi’raj, hingga Tahun Baru Hijriyah.
Tari Jafin dikenal dengan gerakan energik namun tetap sopan, menonjolkan kekompakan, disiplin, dan semangat kebersamaan para santri. Tarian ini mencerminkan harmoni antara seni, budaya, dan nilai keislaman.
Sementara itu, Tari Sufi menghadirkan gerakan berputar yang khas dan sarat makna. Putaran tersebut melambangkan perjalanan spiritual seorang hamba dalam mencari kedekatan dengan Allah SWT.
Kombinasi Tari Jafin dan Tari Sufi menciptakan atmosfer religius yang syahdu sekaligus menggetarkan. Tradisi ini menjadikan Ponpes Khomsani Nur Klanting sebagai salah satu pesantren yang sukses memadukan seni, dzikir, dan pendidikan spiritual dalam satu panggung penuh makna.
Penulis : atz
Editor : guntar













