Ponpes Khomsani Nur Klanting Hidupkan Tradisi Tari Jafin dan Sufi dalam Syiar Islam

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Jafin dibawakan santri Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting . (foto. atz)

Tari Jafin dibawakan santri Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting . (foto. atz)

LUMAJANG – Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting terus menjaga dan mengembangkan tradisi seni sebagai bagian dari syiar Islam. Setiap Kamis malam Jumat, pesantren ini rutin menampilkan Tari Jafin dan Tari Sufi dalam rangkaian acara Sholawatan yang menjadi ciri khas mereka.

Selain menjadi bagian dari dzikir bersama, kedua tarian tersebut juga kerap tampil pada peringatan hari besar Islam, seperti Maulid Nabi, Isra Mi’raj, hingga Tahun Baru Hijriyah.

Tari Jafin dikenal dengan gerakan energik namun tetap sopan, menonjolkan kekompakan, disiplin, dan semangat kebersamaan para santri. Tarian ini mencerminkan harmoni antara seni, budaya, dan nilai keislaman.

Sementara itu, Tari Sufi menghadirkan gerakan berputar yang khas dan sarat makna. Putaran tersebut melambangkan perjalanan spiritual seorang hamba dalam mencari kedekatan dengan Allah SWT.

Kombinasi Tari Jafin dan Tari Sufi menciptakan atmosfer religius yang syahdu sekaligus menggetarkan. Tradisi ini menjadikan Ponpes Khomsani Nur Klanting sebagai salah satu pesantren yang sukses memadukan seni, dzikir, dan pendidikan spiritual dalam satu panggung penuh makna.

Penulis : atz

Editor : guntar

Berita Terkait

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi
Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret
Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”
Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial
Dai 3T Bergerak: Penguatan Iman dan Nasionalisme dari Pinggiran Indonesia
Dari Hisab ke Rukyat, Gen Z Dalami Ilmu Penentuan Awal Ramadan
Kemenag Salurkan Rp596 Juta, Pulihkan Madrasah dan Guru Korban Banjir–Longsor Bandung Barat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 04:39 WIB

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:39 WIB

Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:34 WIB

Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:12 WIB

Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:14 WIB

Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

Hukum

Pengadilan Militer: Kuburan Keadilan Andrie Yunus

Senin, 4 Mei 2026 - 13:41 WIB