Mudik Lebaran 2026: Tiket Bus DAMRI Mulai Ramai Diburu Pemudik

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Damri (dok. rentak.id)

Bus Damri (dok. rentak.id)

JAKARTA — Minat masyarakat untuk menggunakan bus dalam perjalanan mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 terus menunjukkan peningkatan. Perusahaan Umum DAMRI mencatat tren pemesanan tiket yang semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir, terutama pada layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menjelang periode puncak arus mudik.

Berdasarkan data pemesanan tiket hingga 10 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, sejumlah tanggal keberangkatan mulai mengalami peningkatan tingkat keterisian kursi. Bahkan pada beberapa tanggal tertentu, tingkat okupansi sudah melampaui separuh dari total kursi yang tersedia.

Tercatat, tanggal 17 dan 18 Maret 2026 menjadi periode dengan tingkat keterisian tertinggi sementara ini, yakni mencapai sekitar 57 persen. Kondisi tersebut menandakan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat yang mempersiapkan perjalanan mudik lebih awal.

Di sisi lain, sejumlah tanggal keberangkatan masih memiliki tingkat keterisian yang relatif rendah. Beberapa di antaranya adalah pada periode 21–22 Maret 2026 serta 30 Maret hingga 1 April 2026 yang masih berada di bawah 30 persen okupansi.

Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S., mengatakan kondisi tersebut memberikan peluang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik dengan lebih fleksibel.

“DAMRI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tanggal-tanggal keberangkatan dengan tingkat keterisian kursi yang masih rendah sehingga perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih leluasa dan nyaman,” ujar Septian.

Menurutnya, fleksibilitas perjalanan mudik tahun ini juga semakin terbuka dengan adanya kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) serta pengaturan cuti bersama Idul Fitri 2026.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut memungkinkan masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan tanpa harus terikat sepenuhnya pada jadwal kerja di kantor.

“Dengan adanya kebijakan WFA dan cuti bersama Idul Fitri, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih strategis. Sebagai contoh, perjalanan lebih awal dapat dilakukan pada periode 11–15 Maret 2026 sebelum puncak arus mudik, dengan tetap memanfaatkan WFA pada 16–17 Maret. Sementara itu, perjalanan arus balik juga dapat dilakukan setelah periode padat dengan memilih tanggal 30 Maret hingga awal April, yang saat ini masih memiliki tingkat keterisian kursi relatif rendah,” jelasnya.

Berdasarkan kebijakan pemerintah, skema WFA sebelum Lebaran diberlakukan pada 16–17 Maret 2026, sementara setelah Lebaran diterapkan pada 25–27 Maret 2026.

Secara keseluruhan, DAMRI menyediakan lebih dari 220 ribu kursi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Untuk mendukung layanan tersebut, DAMRI juga menyiapkan sekitar 1.800 armada bus dengan target melayani hingga 2,7 juta penumpang secara nasional.

DAMRI pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi DAMRI maupun situs resmi perusahaan agar proses pembelian tiket menjadi lebih mudah, aman, dan praktis.

Perencanaan perjalanan yang lebih fleksibel diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari kepadatan pada periode puncak mudik sekaligus memberikan lebih banyak pilihan jadwal keberangkatan.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat
Meski Klaim Sukses, Angkutan Lebaran 2026 Sisakan Catatan: 300 Nyawa Melayang dan Lonjakan Penumpang Perlu Evaluasi
Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis
Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 - 08:35 WIB

Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Jumat, 3 April 2026 - 11:11 WIB

Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terbaru