Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sekolah Rakyat Bantul, Pastikan Fasilitas Optimal hingga Tahap II Rampung

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PU Dody Hanggodo saat saksikan Sekolah Rakyat (SR) yang telah dibangun Kementerian PU di Bantul (dok. pu)

Menteri PU Dody Hanggodo saat saksikan Sekolah Rakyat (SR) yang telah dibangun Kementerian PU di Bantul (dok. pu)

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan seluruh Sekolah Rakyat (SR) yang telah dibangun Kementerian PU dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan akses pendidikan masyarakat. Salah satunya adalah Sekolah Rakyat Tahap 1A di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Bantul, D.I. Yogyakarta.

“Kita ingin memastikan fasilitas sekolah yang tersedia memiliki umur layanan panjang, paling tidak sampai Sekolah Rakyat Tahap II selesai, karena nantinya sekolah yang sekarang (Tahap I) akan pindah semua,” ujar Menteri Dody saat meninjau SR Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, dalam keterangannya, Selasa  (12/8/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody memeriksa langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama pria, asrama putri, hingga toilet dan fasilitas sanitasi. Ia juga masuk ke beberapa kelas untuk melihat proses belajar mengajar dan memastikan kelayakan sarana seperti meja, kursi, papan tulis, serta pencahayaan.

Selain itu, Menteri Dody menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa, menanyakan kegiatan belajar mereka, dan memberikan motivasi. “Belajar itu kunci masa depan. Gunakan fasilitas ini sebaik-baiknya, tolong dijaga bersama dan tetap semangat belajarnya,” pesannya.

Peninjauan dilanjutkan ke asrama siswa untuk memeriksa kenyamanan, kebersihan, dan keamanan. Menteri Dody menegaskan pentingnya sanitasi yang baik sebagai bagian dari pendidikan karakter. “Kebersihan itu bagian dari pendidikan karakter. Kita ingin anak-anak tumbuh di lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman,” katanya.

Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Bantul merupakan salah satu dari 63 lokasi SR Tahap Pertama yang telah direnovasi. Fasilitas ini menjadi sekolah setingkat SMA dengan 10 rombongan belajar dan kapasitas 200 siswa, terdiri dari 83 putra dan 117 putri.

Renovasi yang berlangsung 10 Mei – 8 Juli 2025 ini mengubah fungsi aset negara yang sebelumnya Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Kemensos menjadi fasilitas pendidikan produktif dan berkelanjutan. Sekolah mulai digunakan sejak 14 Juli 2025.

Menteri Dody menambahkan, pembangunan SR Tahap II direncanakan dimulai September 2025 dan ditargetkan rampung Juli 2026.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru