Menko PMK: Pemudik Sumatera-Jawa Diminta Manfaatkan Pelabuhan Panjang

- Penulis

Senin, 15 April 2024 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan panjang. (ist)

Pelabuhan panjang. (ist)

RENTAK.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy telah mengimbau para pemudik yang merencanakan perjalanan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa untuk memanfaatkan Pelabuhan Panjang sebagai alternatif penyeberangan.

Himbauan ini disampaikan dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni saat puncak arus balik.

“Pelabuhan Panjang adalah pilihan strategis yang dapat membuat perjalanan para pemudik lebih efisien dan nyaman. Saya mengajak semua pemudik, khususnya yang melewati Bandar Lampung, untuk memanfaatkannya dengan optimal,” ungkap Menko Muhadjir dalam keterangannya dikutip Senin (15/4/2024).

Menurut penjelasan Menko Muhadjir, perjalanan menuju Pelabuhan Panjang dari Bandar Lampung akan memakan waktu lebih singkat dibandingkan Pelabuhan Bakauheni atau BBJ. Meskipun demikian, walaupun waktu tempuhnya lebih lama, pemudik dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat dan menikmati perjalanan dengan lebih santai.

“Pada dasarnya, perjalanan laut yang sedikit lebih lama dapat dimanfaatkan untuk bersantai dan melepaskan penat dari perjalanan darat. Ini adalah kesempatan baik untuk istirahat sejenak di tengah perjalanan,” tambahnya.

Pelabuhan Panjang telah dibuka sebagai opsi penyeberangan alternatif yang akan bersandar di Pelabuhan Merak maupun Ciwandan. Di sana, tersedia tiga opsi penyeberangan dengan waktu operasional yang telah ditetapkan.

Menko Muhadjir juga menyampaikan bahwa berbagai perbaikan dan optimalisasi telah dilakukan melalui koordinasi antara berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Lampung, TNI-Polri, PT ASDP, Pelindo, dan pemangku kepentingan lainnya di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang. Hal ini juga termasuk upaya dalam mengantisipasi kondisi cuaca dan gelombang yang dapat memengaruhi pelayaran di Selat Sunda.

“Mari kita bersama-sama menjaga agar perjalanan mudik ini berjalan lancar dan aman bagi semua pemudik,” pungkas Menko Muhadjir. **

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru