Menjadi Anggota Dewan HAM PBB, DPR: Indonesia Harus Tegas dan Aktif Terjadinya Pelanggaran HAM

- Penulis

Kamis, 12 Oktober 2023 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Israel-Palestina. (ist)

Perang Israel-Palestina. (ist)

RENTAK.ID – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengucapkan selamat mengemban tugas kepada bangsa dan Negara Indonesia setelah kembali terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB.

Selamat atas amanah dan kepercayaan negara-negara di dunia kepada Indonesia untuk menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa. Terpilihnya Indonesia menjadi anggota Dewan HAM PBB memberikan tanggung jawab dan komitmen untuk menjunjung tinggi penegakan HAM di dalam negara Indonesia dan di dunia internasional.

“Posisi strategis ini harus dimaksimalkan dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah HAM di dunia,” kata Sukamta, Kamis (12/10/2023).

Sebab katanya, sesuai dengan harapan pendiri bangsa Indonesia yang tertuang dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial maka perjuangan pendiri bangsa ini harus diwujudkan dalam membuat dunia lebih damai dan pelanggaran HAM menurun.

“Secara khusus masih ada tugas Indonesia yang belum terwujud yaitu mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel. Palestina merupakan negara pertama yang mengakui dan mendukung Indonesia bahkan sebelum Indonesia merdeka yaitu sejak 6 September 1944,” ujarnya.

Bahkan ketika Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB sedang berlangsung pelanggaran HAM Israel terhadap Palestina yaitu penyerangan terhadap negara berdaulat, pembunuhan terhadap wanita dan anak-anak, penggunaan bom fosfor.

“Negara-negara barat masih diam dan memiliki standar ganda. Indonesia harus tegas dan aktif mencegah terjadinya pelanggaran HAM khususnya di Palestina,” sebutnya.

Tantangan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB berat namun, Sukamta optimis Indonesia bisa memberikan perubahan bagi dunia.

“Memberikan apresiasi kepada Kementrian Luar Negeri beserta duta besar dan diplomat-diplomat Indonesia lainnya atas kerja-kerja diplomatik selama ini sehingga peran Indonesia di dunia Internasional semakin diperhitungkan dan memberikan dampak bagi Indonesia dan dunia,” katanya.

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru