Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Lahan SNT di Jepara, Sekolah Nasional Terintegrasi Siap Dibangun di Pakis Aji

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat tinjau lokasin SNT (foto. kemendikdasmen)

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat tinjau lokasin SNT (foto. kemendikdasmen)

JEPARA – Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di berbagai daerah.

Salah satu lokasi yang diproyeksikan menjadi kawasan pendidikan terpadu berada di Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Untuk memastikan kesiapan proyek tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti turun langsung meninjau lahan yang akan digunakan.

Lahan seluas lebih dari 12 hektare itu dipersiapkan sebagai pusat layanan pendidikan terpadu yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas belajar yang modern dan terintegrasi.

Kunjungan Abdul Mu’ti menjadi bagian dari percepatan pembangunan SNT sekaligus memastikan seluruh proses perencanaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Peninjauan lapangan dilakukan agar setiap tahapan pembangunan didasarkan pada kondisi riil di lokasi.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan, pemerintah tidak ingin pembangunan SNT hanya berfokus pada pembangunan gedung, tetapi juga memastikan sekolah yang dibangun benar-benar siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap lokasi yang dipilih benar-benar siap untuk dikembangkan. SNT harus dibangun di atas perencanaan yang matang, memiliki kepastian hukum, didukung infrastruktur yang memadai, dan mampu menjadi pusat layanan pendidikan yang berkualitas,” Abdul Mu’ti di Jepara, Jawa Tengah.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya  meninjau langsung lokasi ini sebagai bagian dari percepatan pembangunan.

“Sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Sebelum pembangunan dimulai, pemerintah terlebih dahulu melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap lokasi yang diusulkan. Pemeriksaan tersebut meliputi legalitas lahan, kesesuaian tata ruang, kondisi fisik kawasan, aksesibilitas, ketersediaan infrastruktur dasar, hingga kesiapan pengembangan kawasan pendidikan.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang dilaksanakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jawa Tengah pada 26–28 Juli 2026, lokasi di Pakis Aji dinilai layak untuk dikembangkan menjadi Sekolah Nasional Terintegrasi.

Lahan yang tersedia memiliki luas sekitar 12,30 hektare dengan area efektif pembangunan mencapai 9,95 hektare. Topografi kawasan yang relatif datar juga menjadi nilai tambah karena hanya membutuhkan pekerjaan pematangan lahan dalam skala terbatas.

Dari aspek tata ruang, lokasi tersebut telah mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dari Pemerintah Kabupaten Jepara.

Akses menuju kawasan juga dinilai memadai untuk mendukung mobilisasi selama proses konstruksi maupun aktivitas operasional sekolah setelah pembangunan selesai.

Selain itu, jaringan listrik telah tersedia di sekitar lokasi. Sementara kebutuhan air bersih serta penyelesaian dokumen lingkungan akan menjadi bagian dari tahapan perencanaan lanjutan sebelum proyek memasuki fase konstruksi.

Pemerintah berharap proses verifikasi yang dilakukan secara menyeluruh mampu memastikan pembangunan SNT berlangsung tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang.

Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi di Jepara diharapkan menjadi penguat ekosistem pendidikan nasional sekaligus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, terpadu, dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa depan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit
Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:05 WIB

5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB