Menambah Populasi Gajah Sumatera: Kelahiran Bayi Gajah Betina di Taman Nasional Way Kambas

- Penulis

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelahiran bayi gajah

Kelahiran bayi gajah

RENTAK.ID – Bak layaknya bayi yang ditunggu, Taman Nasional Way Kambas (TNWK), pada Senin, 26 Februari 2024, pukul 00.10 WIB, sebuah keajaiban terjadi di Pusat Latihan Gajah (PLG) TNWK. Seekor gajah sumatera betina dengan berat badan 69 kg, tinggi bahu 72 cm, lingkar dada 98 cm, dan panjang badan 87 cm lahir dengan sehat dan normal.

Ternyata, ini bukanlah kelahiran pertama di TNWK. Pada satu tahun lalu, mereka juga berhasil memperoleh kelahiran bayi badak sumatera dan anak gajah.

Namun, kelahiran ini tetap membawa kegembiraan bagi semua yang terlibat dalam pelestarian satwa liar, terutama gajah sumatera yang menjadi satwa prioritas.

Anak gajah betina yang baru lahir ini belum diberikan nama. Kelahiran ini merupakan keempat kalinya bagi induk gajah Pleno yang kini berusia 34 tahun.

Induk gajah saat ini diberikan makanan tambahan berupa rumput dari ladang pakan dan vitamin via injeksi untuk memulihkan kondisi pasca melahirkan dan menambah kualitas air susunya.

Sesaat setelah kelahirannya, tim medis Rumah Sakit Gajah PLG-TNWK langsung melakukan penanganan intensif pada anak dan induk gajah untuk memastikan keadaan mereka sehat.

Pembersihan saluran reproduksi dilakukan pada induk gajah Pleno dengan menyemprotkan antiseptik, sementara anak gajah disemprotkan pada pusarnya. Beberapa jam kemudian, si kecil sudah langsung bisa menyusu dari induknya dan siap untuk menjelajahi dunia bersama-sama.

Kelahiran anak gajah ini juga memberikan sumbangan penting bagi upaya pelestarian gajah sumatera.

Diharapkan, semangat baru dalam pelestarian satwa prioritas ini dapat meningkatkan populasi gajah sumatera di PLG-TNWK dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan hewan-hewan yang terancam punah seperti ini.

“Semoga kelahiran ini akan memberi semangat baru dalam pelestarian satwa prioritas dan menambah populasi gajah sumatra di PLG-TNWK,” ucap Plt. Kepala Balai TNWK, Hermawan, Rabu (28/2/2024).

Inilah berita yang patut disambut dengan penuh sukacita dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mendukung upaya pelestarian satwa liar di Indonesia.

Mari kita jaga keberadaan mereka dan lingkungan tempat mereka hidup agar dapat terus merayakan keajaibannya di bumi ini. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru