Mahfuz Sidik Ajak Generasi Muda Pelajari Geopolitik dan Perubahan Politik Global

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik

Sekjen Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya generasi muda memahami situasi geopolitik dan dinamika politik global. Menurutnya, perubahan politik dunia saat ini akan berpengaruh langsung terhadap kepentingan publik dan masa depan anak muda.

Mahfuz mencontohkan fenomena terpilihnya Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York. Ia menilai kemenangan Zohran, yang seorang muslim, bukan hanya sekadar pertarungan politik lokal di Amerika Serikat (AS), melainkan bagian dari dinamika kekuatan politik global.

“Menurut saya, terpilihnya Zohran bukan semata peristiwa elektoral di Amerika Serikat saja, melainkan adanya pertarungan sesungguhnya dinamika politik di tingkat global,” kata Mahfuz Sidik dalam Kajian Pengembangan Wawasan Politik Global bertema Memahami Model Hubungan Dinamika Politik Global, Jumat (7/11/2025) malam.

Mahfuz berharap program kajian rutin Partai Gelora tersebut dapat menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mulai memahami, berdiskusi, dan berinteraksi dengan isu-isu politik, baik di level nasional maupun global.

Ketua Komisi I DPR RI periode 2010-2016 itu menilai kemenangan Zohran dapat menjadi topik diskusi menarik, terutama karena potensi efek domino politik yang dapat menyebar ke kota-kota lain di AS bahkan Eropa.

“Zohran ini punya ideologi sosialis yang mengangkat gerakan sosialisme melawan dominasi kelompok kapitalis liberalis yang menguasai ekonomi New York, termasuk ada Trump di dalamnya. Saya yakin Zohran akan memberikan efek domino ke kota-kota lain di Amerika dan Eropa,” ujarnya.

Lebih jauh, Mahfuz menekankan bahwa generasi muda, termasuk Generasi Z (Gen Z), kini menjadi kelompok demografis dominan dan telah terbukti berperan aktif dalam perubahan politik di beberapa negara.

Beberapa rezim di Asia, seperti Nepal, Bangladesh, dan Pakistan, hingga sejumlah negara di Amerika Latin, menurutnya tumbang melalui gerakan perubahan yang dimotori anak muda.

“Jika ada pandangan bahwa generasi muda cenderung apolitis, itu tidak benar. Mereka justru terlibat di garis depan berbagai kasus social unrest,” katanya.

Mahfuz menjelaskan, pola gerakan Gen Z juga telah berubah. Mereka tidak menunggu figur pemimpin karismatik di lapangan, namun mengorganisir gerakan secara kolektif melalui media sosial.

“Mereka memunculkan narasi, membangun jaringan, mengorganisir aksi bahkan memunculkan kepemimpinan kolektif yang tidak kasat mata. Ini cara baru bergerak,” tutup Mahfuz.

Penulis : guntar

Editor : ameri

Berita Terkait

Ketua KNPI Dukung Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol Maksimal Dua Periode
AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029
Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP
Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua KNPI Dukung Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol Maksimal Dua Periode

Minggu, 19 April 2026 - 11:59 WIB

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 13:48 WIB

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Berita Terbaru

Hukum

Pengadilan Militer: Kuburan Keadilan Andrie Yunus

Senin, 4 Mei 2026 - 13:41 WIB