Kemnaker Jajaki Kerjasama Dengan Jerman Untuk Riset Pelatihan Vokasional

- Penulis

Sabtu, 2 Maret 2024 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi saat bertemu dengan Technical Advisor dan Vice Head TVET, Michel Wiechert di Kedutaan Besar RI Indonesia di Berlin. foto dok. Kemnaker

Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi saat bertemu dengan Technical Advisor dan Vice Head TVET, Michel Wiechert di Kedutaan Besar RI Indonesia di Berlin. foto dok. Kemnaker

RENTAK.ID, BERLIN – Kementerian Ketenagakerjaan menjajaki kerja sama pengembangan riset pelatihan vokasional dengan Bundesinstitut für Berufsbildung (BiBB), sebuah lembaga penelitian khusus pelatihan dan pendidikan teknik vokasional (Technical Vocational Education and Training/TVET).

Penjajakan tersebut dilakukan Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi saat bertemu dengan Technical Advisor dan Vice Head TVET, Michel Wiechert di Kedutaan Besar RI Indonesia di Berlin, Jerman, Jumat (1/3/2024). Kedua pejabat tinggi negara tersebut mendiskusikan peningkatan dan pengembangan kerja sama ke depan antara Kemnaker dengan BiBB.

“Pertemuan hari ini diharapkan dapat memberikan informasi lebih komprehensif terkait gambaran bagaimana sistem TVET di Jerman, dan bagaimana BiBB berperan di dalamnya, ” kata Anwar Sanusi.

BiBB merupakan lembaga riset yang di dalamnya terdiri dari unsur pemerintah, industri dan perguruan tinggi di Jerman. Lembaga ini bertugas untuk menganalisa kebutuhan tenaga kerja, sektornya, jumlahnya hingga detil keahliannya.

Anwar Sanusi menyebut kerja sama ini difokuskan mengembangkan pola pelatihan kejuruan atau vokasional untuk melakukan percepatan dan masifikasi peningkatan tenaga kerja Indonesia. “Kami tindaklanjuti kerja sama ketenagakerjaan tersebut dengan merintis dan menyelenggarakan penelitian-penelitian di bidang pelatihan vokasional manufaktur yang akan diterapkan di balai-balai latihan kerja, ” ujarnya.

Menurut Anwar Sanusi, keberhasilan pelatihan vokasi di Jerman menjadi salah satu rujukan Indonesia dalam mengembangkan pelatihan vokasi. Ia menyambut positif dan apabila Pemerintah dan industri di Jerman dapat mengirimkan sebanyak-banyaknya instruktur pelatihan vokasi di berbagai bidang yang menjadi prioritas Indonesia.

Anwar Sanusi juga berharap kerja sama dengan BiBB terus berlanjut di masa mendatang dengan adanya peningkatan dan pengembangan kerja sama yang saling menguntungkan. ***

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru