JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis terus mengebut pembangunan dan renovasi stadion sepak bola di berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan Risalah Rapat Internal Sekretariat Kabinet Republik Indonesia No. R-75/Seskab/DKK/2023 tentang Renovasi Stadion Sepak Bola yang digelar pada 22 Juni 2023, total ada 26 stadion yang masuk dalam daftar pengerjaan.
Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Maulidya Indah Junica, menjelaskan bahwa lima stadion utama telah direnovasi untuk mendukung Piala Dunia FIFA U-20 dan U-17 Tahun 2023. Kelima stadion tersebut adalah Stadion Si Jalak Harupat (Jawa Barat), Stadion Manahan (Jawa Tengah), Stadion Gelora Bung Tomo (Jawa Timur), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Sumatera Selatan), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali). Saat ini, semua stadion itu telah selesai dan telah dimanfaatkan.
“Kementerian PU juga tengah menyelesaikan pembangunan dan renovasi 21 stadion lainnya yang tersebar di 11 provinsi. Rinciannya, lima stadion ditargetkan rampung pada Oktober 2024, lima lagi pada November 2024, dan tujuh stadion lainnya pada Desember 2024. Dari jumlah tersebut, tiga stadion telah diresmikan lebih dulu pada September dan Oktober 2024, yaitu Stadion Harapan Bangsa dan Stadion H. Dimurthala di Aceh, serta Stadion Utama Sumatera Utara,” ujar Maulidya.
15 Stadion Siap Diresmikan
Tak hanya itu, ada 15 stadion yang siap diresmikan, antara lain Stadion Bumi Sriwijaya (Sumatera Selatan), Stadion Segiri (Kalimantan Timur), Stadion Demang Lehman (Kalimantan Selatan), Stadion Indomilk Arena (Banten), serta Stadion Pakansari, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Candrabhaga, dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Jawa Barat). Selain itu, Stadion Maguwoharjo (DIY), Stadion Jatidiri dan Stadion Gelora Bumi Kartini (Jawa Tengah), serta Stadion Kanjuruhan, Stadion Gelora Delta, Stadion Gelora Ratu Pamelingan, dan Stadion Gelora Joko Samudro (Jawa Timur) juga masuk dalam daftar.
Target Pembangunan Hingga 2025
Sementara itu, beberapa stadion masih dalam tahap konstruksi dengan target penyelesaian pada awal 2025. Dua stadion diproyeksikan rampung pada Februari 2025, yakni Stadion B.J. Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan, serta Stadion Surajaya di Lamongan, Jawa Timur.
“Stadion B.J. Habibie saat ini sudah mencapai 97,2% progres pembangunannya, sedangkan Stadion Surajaya telah mencapai 99,03%. Stadion B.J. Habibie memiliki kapasitas 8.547 penonton dengan fasilitas meliputi pemasangan individual seat, lampu FOP, MEP, serta penataan kawasan. Sementara Stadion Surajaya dapat menampung 11.294 penonton dengan anggaran Rp281,4 miliar, mencakup pembangunan gedung utama stadion, lapangan sepak bola, lampu FOP, scoreboard, infrastruktur, dan signage,” jelas Maulidya.
Satu stadion lagi yang masih dalam tahap pembangunan adalah Stadion Teladan di Medan, Sumatera Utara, yang ditargetkan selesai pada Juni 2025. Hingga kini, progres pembangunannya telah mencapai 54,55% dengan total anggaran Rp275 miliar. Stadion ini nantinya mampu menampung 20.093 penonton dan lingkup pekerjaannya meliputi pekerjaan tanah, struktur, MEP, serta pemugaran.
“Kami berharap seluruh stadion yang sedang dalam tahap konstruksi dapat selesai tepat waktu. Dengan demikian, stadion-stadion ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi bagian dari perkembangan infrastruktur olahraga di Indonesia,” pungkas Maulidya. **
Penulis : amanda az
Editor : reni dn













