Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Layanan Pertanahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tenang

- Penulis

Senin, 10 Februari 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harison Mocodompis, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN. (dok. ri)

Harison Mocodompis, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN. (dok. ri)

JAKARTA – Kebakaran yang melanda gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jakarta pada Sabtu malam (8/2/2025) tidak menghalangi fungsi utama kementerian dalam memberikan layanan pertanahan kepada masyarakat.

Harison Mocodompis, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN, memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan tanpa gangguan.

“Tidak ada yang terganggu. Fungsi kami tetap berjalan normal, karena kebakaran ini hanya mengenai sebagian kecil ruang administrasi di Biro Humas,” jelas Harison dengan tegas saat diwawancarai dalam acara Sindo Sore pada Minggu (9/2/2025).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu menghanguskan sekitar 20% dari total area ruangan di Biro Humas. Namun, peristiwa tersebut tidak berdampak pada tugas dan tanggung jawab kementerian dalam mengelola urusan pertanahan di Indonesia.

Harison juga menanggapi berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat yang mengaitkan kebakaran ini dengan isu pagar laut, sebuah masalah yang sedang hangat dibicarakan.

“Jika ada yang berpikir kebakaran ini terkait dengan kasus pagar laut atau berasumsi bahwa dokumen penting ada di ruangan yang terbakar, saya pastikan itu tidak benar. Data dan dokumen yang bersifat sensitif tidak ada di sana,” kata Harison menanggapi kekhawatiran yang berkembang.

Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa, dan kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Minggu siang, dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Harison juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. “Mari kita bersabar menunggu hasil penyelidikan dari Puslabfor Polri,” imbaunya.***

 

Penulis : dafri jh

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru