RENTAK.ID, MADINA – Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Soepandi Paloh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi-lokasi tambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (10/2/2024).
Sidak Perwira Polri ini diduga terendus para mafia tambang emas ilegal itu. Tak terlihat satupun pelaku tambang ilegal maupun alat berat yang biasa mereka gunakan.
Bagai siluman rubah dalam serial film aksi Chinese, Penambang dan Alat Berat yang selama ini digunakan raib bak ditelan bumi. Diharapkan polisi mampu mendeteksi keberadaan pelaku dan alat berat yang digunakan di kegiatan ilegal itu.
AKBP Arie Soefandi Paloh datang ke lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kelurahan Pasar Kecamatan Kotanopan bersama Kasat Reskrim AKP Muhammad Taufik Siregar, Kasat Intel AKP Trio Romi Manik dan jajarannya sebagai tindak lanjut surat Wakil Bupati Madina yang meminta penertiban lokasi PETI perusak lingkungan dan mengkeplang potensi pendapatan negara.
Kepada wartawan, AKBP Arie Soefandi Paloh menegaskan akan menindak pelaku tambang ilegal di wilayah hukumnya jika masih melakukan aksi melanggar hukum tersebut. “Kami akan tegas menindak pelaku tambang ilegal di Madina,” katanya.
Selanjutnya Perwira berpangkat 2 melati ini mengaku, akan segera menyurati Pemkab Madina dan Polda Sumut atas proses yang dilakukan Polres Madina. ***













