Jalur Lintas Selatan Tulungagung Selesai, Buka Akses ke Pantai Sine, Gemah, dan Dlodo

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Lintas Selatan di Kabupaten Tulungagung (dok. pu)

Jalur Lintas Selatan di Kabupaten Tulungagung (dok. pu)

TULUNGAGUNG – Konektivitas wilayah selatan Jawa Timur semakin kuat setelah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan seluruh pembangunan Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung sepanjang 51,56 kilometer. Rampungnya ruas terakhir Brumbun–Sine pada akhir Mei 2026 menandai tersambung penuhnya jalur strategis yang diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka akses lebih luas menuju destinasi wisata pesisir selatan.

Pekerjaan terakhir yang diselesaikan berada pada ruas Brumbun–Sine Lot 1A sepanjang 9,53 kilometer dan Lot 1B sepanjang 3,88 kilometer. Penyelesaian proyek ini sempat menghadapi tantangan berupa longsor di sejumlah titik, namun seluruh pekerjaan akhirnya dapat dirampungkan sesuai target.

Dengan selesainya ruas tersebut, Tulungagung menjadi kabupaten kedua di Jawa Timur yang telah terhubung penuh oleh Jalur Pansela setelah Kabupaten Pacitan. Koridor jalan di wilayah pesisir selatan Tulungagung kini membentang dari perbatasan Kabupaten Trenggalek di sisi barat hingga Kabupaten Blitar di sisi timur sepanjang 51,56 kilometer.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Jalur Pansela tidak hanya bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di kawasan selatan Pulau Jawa yang selama ini belum berkembang optimal.

“Pansela diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa. Di saat yang sama, keberadaan jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Dody, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan di kawasan selatan merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan pemerataan pembangunan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberadaan Jalur Pansela yang kini tersambung penuh di Tulungagung juga membawa dampak besar bagi sektor pariwisata. Sejumlah destinasi unggulan di pesisir selatan Jawa Timur yang sebelumnya relatif sulit dijangkau kini dapat diakses dengan lebih mudah dan nyaman.

Wisatawan kini memiliki akses yang lebih baik menuju Pantai Sine yang terkenal dengan panorama teluknya, Pantai Dlodo dengan hamparan pasir putih dan ombak khas Samudra Hindia, serta Pantai Gemah dan Pantai Brumbun yang menjadi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. Selain itu, kawasan Kedung Tumpang yang menawarkan kolam-kolam alami di atas tebing karang juga diperkirakan akan semakin ramai dikunjungi.

Tak hanya mendukung pariwisata, keberadaan jalur ini juga diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, mulai dari perdagangan, usaha kuliner, jasa wisata, hingga sektor perikanan.

Secara geografis, Jalur Lintas Selatan Jawa Timur memang menawarkan pemandangan khas kawasan pesisir selatan yang didominasi perbukitan, tebing karst, hutan tropis, hingga bentangan Samudra Hindia. Koridor Pansela di provinsi ini menghubungkan ruas Panggul–Sendangbiru–Jarit–Puger hingga Glenmore dengan total panjang mencapai 628,39 kilometer.

Kementerian PU sendiri terus mempercepat pembangunan Jalur Pansela di Pulau Jawa yang ditargetkan tersambung lebih dari 1.500 kilometer, melintasi Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

Dengan semakin lengkapnya jaringan jalan tersebut, pemerintah berharap distribusi barang dan mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien, kunjungan wisata meningkat, serta muncul pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan selatan yang selama ini belum terhubung secara optimal.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru