Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini 10 Agustus 2026 Stagnan, Antam 1 Gram Rp2,798 Juta

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas (foto. masterimportir)

Emas (foto. masterimportir)

JAKARTA – Harga emas Antam dan UBS di Pegadaian hari ini, Senin (10/8/2026), masih bertahan di level tinggi. Setelah menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa pekan terakhir, harga emas hari ini belum menunjukkan perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Bagi Anda yang berencana membeli emas hari ini, ada baiknya jangan buru-buru membuka dompet. Selain mengetahui harga emas Antam dan UBS, calon pembeli juga perlu melihat harga buyback agar bisa menghitung potensi keuntungan ketika emas tersebut dijual kembali.

Di Pegadaian, harga emas Antam 1 gram hari ini mencapai Rp2.798.000, sedangkan emas UBS dengan berat yang sama berada di Rp2.729.000.

Harga tersebut membuat selisih antara harga emas Antam dan UBS semakin menarik untuk dicermati, terutama bagi masyarakat yang sedang membandingkan produk emas sebelum berinvestasi.

Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini

Berdasarkan data harga yang tersedia pada Senin, 10 Agustus 2026, emas Antam ukuran 0,5 gram dijual dengan harga Rp1.451.000.

Kemudian, harga emas Antam 1 gram mencapai Rp2.798.000.

Untuk emas Antam ukuran 2 gram, harganya berada di Rp5.533.000.

Harga emas Antam 3 gram tercatat Rp8.274.000, sedangkan ukuran 5 gram dijual Rp13.754.000.

Sementara itu, emas Antam ukuran 10 gram mencapai Rp27.451.000.

Untuk pecahan lebih besar, harga emas Antam 25 gram berada di Rp68.497.000. Kemudian ukuran 50 gram mencapai Rp136.911.000, sedangkan ukuran 100 gram dijual Rp273.741.000.

Beberapa pecahan lainnya belum tercantum harga dalam daftar yang tersedia.

Harga Emas UBS Pegadaian Hari Ini

Bagaimana dengan emas UBS?

Harga emas UBS 0,5 gram hari ini berada di Rp1.474.000.

Sedangkan UBS 1 gram dijual Rp2.729.000 dan ukuran 2 gram mencapai Rp5.415.000.

Untuk ukuran 5 gram, harga emas UBS tercatat Rp13.381.000.

Kemudian emas UBS 10 gram dijual Rp26.620.000.

Harga emas UBS ukuran 25 gram berada di Rp66.419.000, sedangkan ukuran 50 gram mencapai Rp132.565.000.

Untuk ukuran 100 gram, harga emas UBS mencapai Rp265.026.000.

Sementara emas UBS 250 gram dibanderol Rp662.368.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp1.323.179.000.

Antam di Logam Mulia Lebih Murah dari Pegadaian?

Ada satu hal menarik yang perlu diperhatikan calon pembeli.

Harga emas Antam 1 gram di Pegadaian tercatat Rp2.798.000, sementara harga Antam 1 gram di Logam Mulia berada di Rp2.690.000 sebelum pajak.

Setelah PPh 0,25 persen, harga tersebut menjadi sekitar Rp2.696.725.

Perbedaan harga ini tidak berarti produk yang dijual berbeda. Antam tetap merupakan produk emas batangan dari produsen yang sama, tetapi harga dapat berbeda berdasarkan kanal penjualan, margin, stok dan biaya transaksi.

Karena itu, masyarakat yang ingin membeli emas sebaiknya membandingkan harga di kanal resmi sebelum melakukan transaksi.

Jangan Tergoda Harga Emas Sebelum Cek Buyback

Harga jual memang penting. Namun, ada satu angka yang justru sering terlupakan, yakni harga buyback.

Buyback merupakan harga ketika emas dijual kembali.

Sebagai gambaran, harga Antam 1 gram di Logam Mulia berada di Rp2.690.000, sedangkan harga buyback sekitar Rp2.511.000.

Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp179.000.

Selisih tersebut menjadi biaya tidak langsung yang harus diperhitungkan investor.

Artinya, seseorang yang membeli emas Rp2.690.000 kemudian menjualnya kembali dalam waktu singkat belum tentu mendapatkan keuntungan.

Harga emas harus naik melewati selisih tersebut terlebih dahulu.

Inilah sebabnya investasi emas lebih cocok untuk tujuan jangka menengah dan panjang dibandingkan mengejar keuntungan cepat.

Harga Emas Tinggi, Apakah Sekarang Waktu Membeli?

Pertanyaan ini mungkin sedang muncul di benak banyak calon investor.

Beli sekarang atau tunggu harga turun?

Tidak ada jawaban mutlak.

Bagi orang yang memiliki tujuan investasi jangka panjang, membeli emas secara bertahap bisa menjadi pilihan.

Sebaliknya, bagi mereka yang hanya mengejar keuntungan cepat, membeli ketika harga sedang tinggi tentu membutuhkan perhitungan lebih matang.

Jangan sampai keputusan membeli emas hanya karena takut ketinggalan tren.

Fenomena tersebut dikenal sebagai fear of missing out atau FOMO.

Ketika harga terus naik, seseorang bisa merasa harus segera membeli. Padahal, tidak ada jaminan harga emas akan terus naik tanpa koreksi.

Strategi Beli Emas Secara Bertahap

Salah satu cara yang dapat dipertimbangkan adalah membeli emas secara bertahap.

Sebagai contoh, seseorang memiliki dana Rp10 juta untuk investasi emas.

Daripada menggunakan seluruh dana dalam satu transaksi, dana tersebut dapat dibagi menjadi beberapa bagian dan digunakan membeli emas pada waktu berbeda.

Dengan cara tersebut, investor tidak terlalu bergantung pada satu harga pembelian.

Strategi ini bukan jaminan keuntungan. Namun, pembelian bertahap dapat membantu mengelola risiko ketika harga bergerak naik dan turun.

Yang paling penting, gunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi.

Jangan mengorbankan kebutuhan pokok atau dana darurat hanya demi mengejar kenaikan harga emas.

Kenapa Harga Emas Bisa Naik dan Turun?

Harga emas tidak bergerak sendirian.

Pergerakan emas dunia menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga emas domestik.

Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berpengaruh terhadap harga emas di Indonesia.

Suku bunga, inflasi, kondisi ekonomi global dan ketegangan geopolitik juga dapat memengaruhi permintaan terhadap emas.

Ketika ketidakpastian meningkat, emas sering menjadi salah satu aset yang diburu investor sebagai safe haven.

Sebaliknya, ketika kondisi pasar lebih stabil dan investor kembali masuk ke aset berisiko, permintaan terhadap emas dapat berubah.

Karena itu, harga emas hari ini tidak dapat dijadikan jaminan harga pada hari berikutnya.

Emas Batangan atau Perhiasan?

Masyarakat juga perlu menentukan tujuan sebelum membeli emas.

Jika tujuan utamanya investasi, emas batangan biasanya lebih mudah dihitung karena berat dan kadar emasnya lebih terstandar.

Sementara emas perhiasan memiliki tambahan nilai berupa desain, tetapi juga terdapat ongkos pembuatan dan margin toko.

Ketika perhiasan dijual kembali, komponen tersebut dapat membuat nilai yang diterima tidak sama dengan harga ketika membeli.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak membandingkan emas batangan dan perhiasan hanya berdasarkan harga per gram.

Kesimpulan

Harga emas Antam dan UBS di Pegadaian hari ini, Senin 10 Agustus 2026, masih stagnan di level tinggi.

Harga emas Antam 0,5 gram tercatat Rp1.451.000, sedangkan Antam 1 gram mencapai Rp2.798.000.

Sementara itu, harga emas UBS 0,5 gram berada di Rp1.474.000 dan UBS 1 gram mencapai Rp2.729.000.

Harga Antam 1 gram di Logam Mulia sendiri berada di Rp2.690.000 sebelum pajak.

Namun, masyarakat yang ingin membeli emas sebaiknya tidak hanya mengejar harga jual paling rendah.

Harga buyback, spread, biaya transaksi, keaslian emas serta reputasi penjual juga harus diperhatikan.

Jika tujuan pembelian adalah investasi jangka panjang, pembelian secara bertahap dapat menjadi pilihan yang lebih terukur.

Jadi, sebelum membeli emas hari ini, pertanyaannya bukan sekadar “berapa harga emas Antam dan UBS?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah “berapa harga ketika membeli dan berapa harga ketika emas dijual kembali?”

Dengan memahami dua angka tersebut, keputusan membeli emas dapat dilakukan dengan lebih bijak.

Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar. Karena itu, calon pembeli disarankan selalu mengecek harga terbaru melalui kanal resmi sebelum melakukan transaksi.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun
Laba BULOG Cetak Rekor Rp2,4 Triliun, Akhir Tahun Diprediksi Tembus Rp3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini

Berita Terbaru