Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ubah Minibus Dinas Jadi Mobil Rumah Sakit untuk Masyarakat

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ubah Minibus Dinas Jadi Mobil Rumah Sakit untuk Masyarakat. (Jabarprov)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ubah Minibus Dinas Jadi Mobil Rumah Sakit untuk Masyarakat. (Jabarprov)

RENTAK.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satu kendaraan dinas gubernur, yakni sebuah minibus, akan diubah menjadi mobil rumah sakit keliling yang dapat menjangkau warga di berbagai daerah.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Dedi menyampaikan arahannya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera mengalokasikan minibus tersebut sebagai fasilitas kesehatan bergerak.

“Pak Sekda, ini minibus kita ubah jadi mobil rumah sakit. Nanti di dalamnya ada alat pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil, kalau bisa sekalian deteksi kanker dan pemeriksaan darah,” ujar Dedi.

Menurutnya, kendaraan dinas gubernur tidak seharusnya hanya digunakan untuk keperluan pribadi pemimpin daerah, melainkan bisa dialihfungsikan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Jadi gubernur itu punya mobil rumah sakit, tapi bukan untuk saya, melainkan untuk warga,” tegasnya.

Selain mengubah minibus menjadi fasilitas kesehatan bergerak, Dedi juga berencana mengalokasikan kendaraan dinas lain untuk mendukung operasional perangkat daerah.

Salah satunya adalah sepeda motor dinas yang akan diberikan kepada Dinas Perhubungan Jawa Barat guna memperkuat patroli lalu lintas.

“Saya nggak mungkin pakai motor ini, lebih baik dimanfaatkan oleh Dishub untuk patroli agar bisa membantu kepolisian mengatasi kemacetan di Jawa Barat,” jelasnya.

Langkah ini sejalan dengan visi Dedi Mulyadi dalam mengoptimalkan aset pemerintah demi kepentingan publik, terutama dalam aspek pelayanan kesehatan dan transportasi.

Masyarakat pun menyambut baik kebijakan ini, mengingat mobil rumah sakit keliling dapat memperluas jangkauan layanan medis bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan di daerah terpencil.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Jabarprov.go.id

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru