Gerakan Wisata Bersih 2025: Kota Tua Jakarta Lebih Ramah Lingkungan

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menpar di Kota Tua Jakarta.

Menpar di Kota Tua Jakarta.

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Artha Graha Peduli siap mengadakan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Kawasan Kota Tua Jakarta pada 16 Februari 2025.

Inisiatif ini bertujuan memperkuat kesadaran akan pentingnya kebersihan destinasi wisata serta mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, mengungkapkan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari GWB yang sebelumnya sukses digelar di Pantai Parangtritis, Bantul, DIY.

“Kota Tua dipilih karena merupakan salah satu ikon wisata Jakarta. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa menjaga kebersihan destinasi wisata bukan hanya tugas sementara, tetapi harus menjadi kebiasaan jangka panjang,” ujar Hariyanto.dalam keterangannya, Sabtu, (15/2/2025).

Kegiatan ini juga menjadi simbol gerakan kolektif menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat diharapkan dapat menciptakan dampak nyata.

“Sinergi ini harus mampu membentuk budaya kebersihan yang melekat di setiap destinasi wisata. Kota Tua bukan hanya kawasan bersejarah, tetapi juga destinasi wisata budaya kelas dunia yang perlu kita jaga bersama,” ucapnya.

Gerakan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut perayaan 5 abad Jakarta, dengan memastikan lingkungan wisata tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.

Sementara itu, Koordinator Tim Sapu Bersih Artha Graha Peduli, Arie Sagito, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan ribuan relawan untuk mendukung kelancaran acara ini.

“Tim saber (sapu bersih) akan bertugas menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Kami berharap semuanya berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pariwisata Jakarta,” ujar Arie.

Dengan dukungan berbagai pihak, Gerakan Wisata Bersih di Kota Tua diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan destinasi wisata yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan. ****

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru