Famtrip Kemenparekraf 2025 Perkenalkan Destinasi Wisata Unggulan Bali Utara dan Bali Barat

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata  laut di Bali (dok rentak.id)

Wisata laut di Bali (dok rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus memperkuat promosi pariwisata di kawasan 3B (Bali Barat, Bali Utara, dan Banyuwangi) melalui program Familiarization Trip (famtrip).

Kegiatan ini melibatkan pelaku online travel agent (OTA), penyelenggara perjalanan wisata sekolah, perwakilan media online nasional, serta konten kreator.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, di Jakarta, Kamis (21/8/2025), menjelaskan bahwa famtrip berlangsung pada 30 Juli–4 Agustus 2025. Selama enam hari lima malam, para peserta menjelajahi sejumlah destinasi unggulan dengan perjalanan darat dari Denpasar menuju Bali Utara dan Bali Barat.

Di wilayah Buleleng (Bali Utara), peserta famtrip mengunjungi Desa Wisata Les, Rumah Intaran, Pantai Lovina, Hatten Wines Vineyard, Sumberkima, hingga Pulau Menjangan.

Sementara itu, di Jembrana (Bali Barat), mereka diajak menjelajahi Teluk Gilimanuk, Desa Wisata Blimbingsari dan Palasari, Munduk Nangka, Desa Candikusuma, Puri Agung Negara, serta Kurma Asih Sea Turtle Conservation Center.

“Melalui famtrip ini, kami ingin mengenalkan potensi wisata Bali Utara dan Bali Barat. Peserta khususnya media dan konten kreator diharapkan dapat membuat konten dan artikel yang bisa meningkatkan awareness masyarakat terhadap daya tarik wisata di Buleleng dan Jembrana,” ujar Made.

Selain pesona alam, wisata kuliner atau gastronomi menjadi salah satu segmen utama promosi Bali Utara dan Bali Barat. Peserta famtrip menikmati pengalaman kuliner khas Bali, mulai dari nasi campur ayam Mek Juwel di Ubud, dining experience di Rumah Intaran, Ayam Betutu Men Tempeh di Gilimanuk, hingga Lawar Klungah khas Jembrana.

“Wisata gastronomi menjadi salah satu unggulan karena kekayaan kuliner Bali yang berpadu dengan budaya lokal, laut, dan pegunungan,” tambah Made.

Tak hanya kuliner, peserta juga melakukan berbagai aktivitas wisata, seperti melihat lumba-lumba di Lovina, tur mangrove di Teluk Gilimanuk, kunjungan ke kebun anggur Hatten Wines di Gerogak, Kakao Tour di Candikusuma, hingga menengok keunikan arsitektur “Pura Gereja” di Desa Blimbingsari.

“Buleleng dan Jembrana menawarkan konsep ‘Nyegara Gunung’ yang memadukan wisata gunung dan laut. Kami berharap wisatawan yang berlibur di Bali bisa memperpanjang masa tinggal sekaligus mendistribusikan kunjungan ke wilayah utara dan barat Bali,” tegas Made.

Melalui program famtrip ini, Kemenparekraf optimistis destinasi di Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi akan semakin dikenal luas, serta mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Penulis : amana az

Editor : gardo

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun
Bukan Sekadar Ritual, Tawur Agung di Batur Jadi Cermin Pariwisata Budaya Bali
143 Peserta JWB 2026 Sambangi Berastagi, Potensi Wisata Karo Jadi Sorotan
JWB ke-4 Buka Peluang Bisnis Wisata Medan dan Karo, Owner Widy Holidays: Dampaknya Sangat Bagus
WIG 2026 di Yogyakarta: Kuliner Nusantara Didorong Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Bantuan Rp1 Miliar Digelontorkan untuk Pulihkan Ekonomi Warga Sade Pascakebakaran
Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Diluncurkan, Ini Arah Baru Pariwisata Indonesia
Kuliner Indonesia Dibawa ke Panggung Dunia, WIG 2026 Resmi Dibuka di Solo

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:54 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Tawur Agung di Batur Jadi Cermin Pariwisata Budaya Bali

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:06 WIB

143 Peserta JWB 2026 Sambangi Berastagi, Potensi Wisata Karo Jadi Sorotan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:10 WIB

JWB ke-4 Buka Peluang Bisnis Wisata Medan dan Karo, Owner Widy Holidays: Dampaknya Sangat Bagus

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:05 WIB

WIG 2026 di Yogyakarta: Kuliner Nusantara Didorong Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru