JAKARTA – Pemerintah memperkuat penanganan kekeringan di sejumlah daerah menyusul potensi dampak El Nino. Hingga 17 September 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyalurkan sekitar 23,2 juta liter air bersih untuk masyarakat terdampak di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Langkah tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang memastikan pemerintah siap menghadapi El Nino.
“Saya sudah cek semua persiapan kita cukup bagus. Kita siap hadapi El Nino,” kata Prabowo dalam Wawancara Eksklusif Jilid III Presiden Prabowo Menjawab bersama Pimpinan Media Massa di Hambalang beberapa waktu lalu.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air menjadi perhatian pemerintah, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air akibat musim kemarau.
“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dody dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Di Jawa Tengah, sekitar 22,77 juta liter air bersih telah disalurkan di 12 lokasi dan menjangkau sekitar 314 ribu jiwa. Cilacap menjadi salah satu wilayah dengan distribusi terbesar, yakni sekitar 7,4 juta liter untuk sekitar 93 ribu jiwa.
Sementara di Jawa Timur, hingga 16 September tercatat 56 kejadian kekeringan di kawasan permukiman. Penanganan menjangkau sekitar 58 ribu jiwa dengan dukungan 15 mobil tangki air.
Kementerian PU juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memantau kondisi sumber air serta menentukan kebutuhan infrastruktur pendukung. Langkah ini dilakukan agar distribusi air bersih dapat segera diperkuat ketika kondisi kekeringan semakin meluas.
Penulis : lazir
Editor : ameri






