SERANG – Aksi nekat dua bandit jalanan spesialis perampasan motor berakhir tragis.
MI (33) dan SA (36) terpaksa tersungkur setelah timah panas bersarang di kaki mereka lantaran mencoba melawan saat akan ditangkap.
“Pelaku ini merupakan kawanan begal yang sangat meresahkan masyarakat. Keduanya kami amankan di dua lokasi berbeda, yakni di Binuang dan Tangerang pada Kamis (20/02) kemarin,” ungkap Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, dalam konferensi pers pada Kamis (27/2/2025).
Modus operandi kedua pelaku terbilang sadis. Mereka kerap memepet dan menendang motor korban hingga terjatuh. Tak jarang, pelaku juga berpura-pura menjadi penumpang ojek sebelum merampas kendaraan di lokasi sepi.
“Di wilayah hukum Polsek Carenang, mereka beraksi pada Juli tahun lalu. Korbannya diancam dan bahkan dianiaya dengan sebilah golok sebelum motornya dirampas,” ujar Condro, didampingi Kapolsek Carenang, AKP Desma Priatna.
Salah satu aksi mereka terjadi di Jalan Kampung Jati Cilik, Desa Cakung, Kecamatan Binuang, pada Kamis (16/07) sekitar pukul 23.30. Saat itu, seorang pengemudi ojek yang mengantar salah satu pelaku ke Desa Cakung tiba-tiba dirampas motornya.
“Begitu sampai di tempat sepi, pelaku langsung mencabut kunci motor dan menodongkan golok. Korban sempat melawan dan terkena luka di lengan akibat menangkis sabetan senjata tajam,” kata Kapolres.
Setelah melakukan penyelidikan, petugas Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Muhammad Arpah berhasil mengidentifikasi keberadaan salah satu pelaku. MI akhirnya diringkus di rumahnya di Desa Cakung, Kecamatan Binuang.
“Dari keterangan MI, kami berhasil menangkap SA di Kecamatan Pinang, Tangerang. Saat pengembangan untuk mencari barang bukti, keduanya mencoba melawan dan membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Condro.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah golok yang biasa digunakan untuk membegal serta empat unit motor berbagai merek.
“Saat ini, kedua tersangka sudah ditahan di Mapolsek Carenang untuk proses lebih lanjut,” tambah AKP Desma Priatna. ***
Penulis : tamhar
Editor : ameri













