Danau Toba Kembali Raih Green Card UNESCO, Menpar: Berkat Kolaborasi Semua Pihak

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danau Toba (dok. rentak.id)

Danau Toba (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengumumkan kabar gembira terkait Geopark Kaldera Toba di Sumatra Utara. Melalui kolaborasi dan kerja keras berbagai pihak, Danau Toba resmi kembali mendapatkan status green card dalam keanggotaan UNESCO Global Geopark (UGGp).

“Saya mengapresiasi kerja sama luar biasa dari gubernur, kepala daerah, badan pengelola, hingga seluruh pemangku kepentingan pariwisata. Berkat upaya bersama, semua rekomendasi tim asesor berhasil dijalankan sehingga Danau Toba bisa kembali meraih status green card,” ujar Menpar Widiyanti dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Status green card ini ditetapkan dalam Sidang Council UNESCO Global Geoparks yang berlangsung di Chili pada 5–6 September 2025. Selain Geopark Danau Toba, dua geopark Indonesia lainnya yang berhasil mempertahankan status green card adalah Geopark Rinjani Lombok (NTB) dan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu (Jawa Barat).

Dalam sidang tersebut, dari total 44 geopark yang menjalani proses revalidasi, Dewan UNESCO memutuskan 38 geopark meraih green card dan 6 geopark mendapatkan yellow card.

Widiyanti menjelaskan bahwa green card merupakan tanda perpanjangan status UNESCO Global Geopark selama empat tahun. Sementara yellow card hanya memperpanjang status dua tahun dan mengharuskan geopark melakukan perbaikan sesuai rekomendasi Dewan.

Sidang Council UNESCO Global Geoparks tahun ini dihadiri sekitar 150 pengamat dari 32 negara anggota. Hasil sidang akan dilaporkan kepada Dewan Eksekutif UNESCO untuk mendapatkan pengesahan resmi pada pertengahan tahun 2026.

Widiyanti menegaskan, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus memberikan dukungan penuh untuk pengelolaan Geopark Kaldera Toba. Salah satunya melalui penyelenggaraan “The 1st International Conference: Geotourism Destination Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2025” yang menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan destinasi pariwisata berbasis alam dan budaya.

“Geopark Kaldera Toba adalah wujud nyata visi pariwisata Indonesia, yang memadukan alam, budaya, dan ilmu pengetahuan dalam satu kesatuan yang harmonis,” tutur Widiyanti.

Ia juga menekankan bahwa status UNESCO Global Geopark tidak hanya sekadar pengakuan internasional, tetapi juga menjadi peluang untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Status geopark bukan hanya simbol perlindungan, tapi juga ruang pembelajaran dan inovasi dalam mengembangkan destinasi yang berdaya saing global,” tegas Menpar Widiyanti.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Wisatawan Diduga Buru Penyu di Raja Ampat, Kementerian Pariwisata Minta Semua Pihak Diusut
5 Tempat Wisata di Puncak yang Lagi Viral, Cocok untuk Liburan Keluarga
Pariwisata Indonesia Tumbuh, Devisa Tembus Rp145 Triliun
Menpar Widiyanti Titip Pesan untuk 603 Lulusan Poltekpar NHI Bandung: Kuasai AI!
Lima Bandara Kembali Layani Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau
Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup, AirNav Perbarui NOTAM Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Budaya Indonesia Bisa Jadi Mesin Ekonomi, Fadli Zon Soroti Film dan Musik Nasional
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, AirNav Perketat Pemantauan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:06 WIB

Wisatawan Diduga Buru Penyu di Raja Ampat, Kementerian Pariwisata Minta Semua Pihak Diusut

Minggu, 13 September 2026 - 08:34 WIB

5 Tempat Wisata di Puncak yang Lagi Viral, Cocok untuk Liburan Keluarga

Jumat, 11 September 2026 - 07:02 WIB

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Devisa Tembus Rp145 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 07:38 WIB

Menpar Widiyanti Titip Pesan untuk 603 Lulusan Poltekpar NHI Bandung: Kuasai AI!

Selasa, 8 September 2026 - 14:39 WIB

Lima Bandara Kembali Layani Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau

Berita Terbaru