BP2MI Berangkatkan 279 PMI ke Korea Selatan: Pembebasan Biaya Penempatan

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP2MI Benny Ramdhani saat melepas PMI Korea Selatan (lazir)

Kepala BP2MI Benny Ramdhani saat melepas PMI Korea Selatan (lazir)

RENTAK.ID – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah memberangkatkan sebanyak 279 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan.

Ratusan pekerja migran tersebut akan ditempatkan di sektor Manufaktur dan Perikanan. Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengungkapkan bahwa 148 pekerja migran akan bekerja di sektor Manufaktur, sementara 131 pekerja migran akan bekerja di sektor Perikanan.

Benny Rhamdani menyinggung terkait pembebasan biaya penempatan pekerja migran yang sesuai dengan amanat undang-undang.

Benny menegaskan bahwa mimpi bersama adalah di Undang-Undang 18/2017 Pasal 30 ayat 1 di mana pekerja migran Indonesia tidak boleh dibebani biaya penempatan.

“Ini sesuai dengan perintah undang-undang. Biaya penempatan dimaksud adalah biaya yang dikeluarkan sebelum tenaga kerja Indonesia mulai bekerja di negara penempatan. Seperti untuk pelatihan, pembuatan paspor, visa, pemeriksaan kesehatan, dan tiket pesawat,” tegas Benny dalam arahnnya kepada PMI, Senin, 21 Mei 2024.

Menurut Benny, pembebasan biaya tersebut menjadi penting sebagai kontribusi besar dari para pekerja migran dalam memperoleh devisa negara sebesar Rp227 triliun pada 2023.

Benny pun mendorong adanya dana abadi bagi PMI salah satunya untuk memastikan pemberdayaan keluarga PMI yang masih bekerja di negara penempatan.

Meskipun di tengah pandemi virus corona, BP2MI mengalami peningkatan penempatan dari tahun lalu hingga April 2024 yang mengalami peningkatan 82,15 persen.

Ada 29.803 penempatan PMI yang telah dilakukan, dengan 81,92 persen di antaranya adalah penempatan melalui skema kerja sama antarswasta. Sedangkan untuk penempatan melalui kerja sama antarpemerintah hanya sebesar 3,01 persen saja.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengajak para PMI untuk menunjukkan wajah bangsa Indonesia kepada dunia lewat sikap keramahtamahan.

Dia mengatakan, para PMI yang akan bekerja ke Korea Selatan harus memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Para PMI juga diminta memiliki pandangan yang selalu positif terhadap pekerjaan mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Terakhir, meskipun tingkat pengiriman pekerja migran masih cukup tinggi, pembebasan biaya penempatan menjadi hal penting untuk memastikan keberlangsungan kerja migran dan membuktikan kepercayaan dan respek pada para pekerja migran Indonesia.

Hal ini pun menunjukkan bahwa BP2MI berkomitmen dalam menjalankan amanah undang-undang untuk memastikan kesejahteraan para pekerja migran.

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru