JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Pada Selasa, 27 Januari 2026, sejumlah daerah diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga sangat lebat.
Peringatan ini disampaikan BMKG melalui pemetaan potensi curah hujan harian di seluruh provinsi sebagai langkah antisipasi terhadap risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
BMKG mencatat, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah barat dan timur Indonesia. Daerah-daerah tersebut antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, serta Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, dan Papua Selatan.
Meski bersifat lokal dan umumnya berlangsung singkat, hujan ringan tetap perlu diwaspadai, terutama jika terjadi secara berulang dalam beberapa hari berturut-turut karena dapat memicu genangan di sejumlah titik.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan meluas ke banyak wilayah, mencakup Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, D.I. Yogyakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah. Pada intensitas ini, dampak hujan biasanya mulai terasa, terutama di kawasan padat penduduk dan daerah rawan genangan.
BMKG juga memprakirakan hujan lebat berpotensi melanda Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Curah hujan tinggi dengan durasi cukup lama di wilayah tersebut berisiko menyebabkan banjir di dataran rendah serta longsor di daerah perbukitan.
Adapun Jawa Barat menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di kawasan dengan sistem drainase yang kurang memadai serta wilayah rawan banjir dan longsor.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, membatasi aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem, serta menghindari area yang berpotensi terdampak bencana. Warga juga diminta rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan.
Penulis : lazir
Editor : ameri













