Björk Kecam Ancaman Donald Trump Soal Pengambilalihan Greenland

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Musisi asal Islandia, Björk, mengeluarkan pernyataan keras menentang wacana pengambilalihan Greenland oleh Presiden AS Donald Trump, yang disebutnya sebagai ancaman kolonialisme brutal.

Dalam unggahan di platform X, Björk menyatakan dukungan dan simpati kepada rakyat Greenland dalam perjuangan mereka menuju kemandirian. Ia menyebut gagasan melihat Greenland berada di bawah kendali Amerika Serikat sebagai sesuatu yang “terlalu kejam untuk dibayangkan”.

“Saya mengirimkan doa dan semoga berkah kepada semua orang Greenland dalam perjuangan mereka untuk meraih kemerdekaan,” tulis Björk. “Sebagai orang Islandia, kami sangat lega karena berhasil melepaskan diri dari Dinasti Denmark pada 1944… dan saya merasa empati yang mendalam untuk rakyat Greenland.”

Björk kemudian mengkritik apa yang ia sebut sebagai “penjajahan yang kejam”, menyatakan bahwa kemungkinan Greenland berpindah dari satu penjajah ke penjajah lain adalah situasi yang mengerikan. Ia menambahkan sebuah kutipan dalam bahasa Islandia, “Ur öskunni í eldinn”, yang berarti “keluar dari penggorengan, masuk ke dalam api”, menggambarkan kondisi yang lebih buruk daripada sebelumnya.

Unggahan tersebut dilengkapi dengan foto peta Greenland yang menampilkan bendera wilayah itu. Perhatian terhadap Greenland meningkat setelah operasi militer dramatik AS di Caracas yang berujung pada ditangkapnya Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Isu ini diperkuat oleh sejumlah pernyataan yang disampaikan Donald Trump tentang keinginan Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland, wilayah semi-otonom yang berada di bawah kedaulatan Denmark dan menjadi sekutu dalam NATO.

Dalam wawancara dengan The Atlantic akhir pekan lalu, Trump menegaskan kembali ketertarikan Amerika Serikat terhadap Greenland dengan mengatakan, “Kami benar-benar membutuhkan Greenland. Kami membutuhkannya untuk pertahanan.” ***

Berita Terkait

Film Sicario: Day of the Soldado, Josh Brolin dan Benicio del Toro Hadapi Misi Mematikan
Sigit Wardana Rilis Mini Album Bertajuk “Eksisten!”
Britney Spears Akui Masih Menyimpan Kepahitan atas Masa Lalunya
Andien Aisyah Buka Sekolah Gratis Kelima
Luna Maya Beberkan Alasan Bangun Ulang Rumah di Bali
Jennifer Coppen Bantah Terima Komisi Penjualan Emas
Anggun Raih Gelar Kehormatan Seni Prancis dan Aktris Terbaik Asia
Chika Jessica Ungkap Kecemasan Dampingi Ibu Sakit

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Film Sicario: Day of the Soldado, Josh Brolin dan Benicio del Toro Hadapi Misi Mematikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Sigit Wardana Rilis Mini Album Bertajuk “Eksisten!”

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Britney Spears Akui Masih Menyimpan Kepahitan atas Masa Lalunya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Andien Aisyah Buka Sekolah Gratis Kelima

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Luna Maya Beberkan Alasan Bangun Ulang Rumah di Bali

Berita Terbaru