Tiga PMI yang Hendak di Tempatkan ke Kamboja Berhasil Dicegah BP2MI

- Penulis

Senin, 29 Juli 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala.BP2MI Benny Ramdhani bersama PMI (Humas BP2MI)

Kepala.BP2MI Benny Ramdhani bersama PMI (Humas BP2MI)

JAKARTA, RENTAK.ID – Kerja luar biasa dilakukan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten dimana berhasil mencegah tiga orang calon Pekerja Migran Indonesia yang hendak di tempatkan ke Kamboja melalui Bangkok, Jumat sore, 26 Juli 2024.

“Bapak Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani menerima informasi terkait pemberangkatan tiga orang Calon Pekerja Migran yang akan diberangkatkan ke Kamboja melalui Bangkok,” ujar Plt. Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Firman Yulianto.

Berdasarkan informasi yang diterima, lanjut Firman, Kepala Badan langsung memerintahkan untuk segera melakukan koordinasi dengan Imigrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta sehingga keberangkatan tiga calon Pekerja Migran tersebut dapat dicegah.

“Setelah Imigrasi menerima Informasi dari BP2MI kemudian dilakukan pemantauan dan pencegahan Calon Pekerja Migran tersebut,” jelasnya.

Kemudian lanjut Firman, dua orang dari Pekerja Migran Indonesia berinisial RR dan IR tersebut, berhasil dicegah keberangkatannya di Terminal 3 Internasional Keberangkatan Soekarno Hatta. RT dan IR hendak terbang ke Kamboja melalui Bangkok dengan menggunakan pesawat Thai Airways.

Namun, satu orang Calon Pekerja Migran berinisial WKS tidak terindentifikasi karena tidak melintas di Imigrasi keberangkatan Bandara Internasional Soekarno Hatta.

“BP2MI terus menerus melakukan pencegahan penempatan Pekerja Migran Indonesia yang tidak dilakukan secara prosedural. Terlebih Kamboja bukanlah negara penempatan Pekerja Migran Indonesia,” ujarnya.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB