TNI AL Gagalkan Penyelundupan Minyak Kemiri di Perairan Sebatik

- Penulis

Kamis, 18 April 2024 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak Kemiri yang berhasil diamankan prajurit TNI AL. (Dispppenal)

Minyak Kemiri yang berhasil diamankan prajurit TNI AL. (Dispppenal)

RENTAK.ID – Operasi pencegahan penyelundupan yang dilakukan oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan telah membuahkan hasil dengan berhasilnya menggagalkan upaya penyelundupan ribuan botol minyak kemiri merk Larosa 100 ml di perairan Sebatik, Indonesia.

Berdasarkan informasi intelijen yang diterima oleh Tim SFQR Lanal Nunukan, operasi penyelundupan tersebut direncanakan dari Sebatik Indonesia menuju Tawau Malaysia. Dengan tanggap dan sigap, tim SFQR segera melaksanakan tugasnya untuk memastikan keamanan perairan Indonesia.

“Kami meningkatkan intensitas patroli Keamanan Laut (Kamla) pasca perayaan Idul Fitri 1445 H tahun 2024 untuk mencegah upaya penyelundupan seperti ini,” ungkap Danlanal Nunukan dalam jumpa pers yang diadakan pada hari Rabu (17/4/2024).

Pada saat melakukan patroli rutin di perairan Sebatik, tim SFQR Lanal Nunukan mencurigai sebuah speedboat yang bergerak mencurigakan dari arah Sungai Lalesalo. Tanpa ragu, tim segera melakukan pemeriksaan terhadap speedboat tersebut.

“Hasil pemeriksaan kami menunjukkan bahwa speedboat tersebut membawa sekitar 7.200 botol minyak kemiri merk Larosa 100 ml tanpa dilengkapi dokumen yang sah,” tambah Danlanal Nunukan.

Selanjutnya, tersangka yang merupakan warga negara Indonesia dengan inisial MR beserta barang bukti akan diserahkan kepada pihak berwenang, termasuk Bea Cukai dan Imigrasi Nunukan, untuk proses hukum lebih lanjut.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan perairan Indonesia dari segala bentuk ancaman, termasuk upaya penyelundupan barang ilegal. Kasal TNI Dr. Muhammad Ali juga mengingatkan seluruh jajaran TNI AL untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kerjasama dengan stakeholder terkait guna menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru