RENTAK.ID – Dalam upaya memperluas akses pembelajaran Bahasa Indonesia bagi masyarakat Prancis, KBRI Paris bersama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Universitas Telkom Indonesia, Universitas La Rochelle, dan KJRI Marseille mengumumkan pembukaan lima kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk semester pertama tahun 2024.
Dubes RI untuk Prancis Merangkap Andorra, Monako, dan United Nations Education, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Mohamad Oemar, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari misi KBRI Paris untuk mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia di Prancis. “Kelas BIPA ini merupakan hasil kolaborasi yang luar biasa antara berbagai pihak, dan merupakan langkah konkret dalam mendukung internasionalisasi Bahasa Indonesia,” katanya dalam keterantgannya, Rabu (17/4/2024).
Kelas BIPA Semester I/2024 dibuka pada tanggal 15 April 2024 dan akan berlangsung hingga pertengahan Juli mendatang. Total peserta mencapai 104 orang, dengan sebagian besar berasal dari kalangan profesional, mahasiswa, dan berbagai latar belakang profesi lainnya.
Menyikapi peningkatan minat masyarakat Prancis terhadap Bahasa Indonesia, KBRI Paris mengalokasikan 3 kelas untuk tingkat pemula, 1 kelas untuk tingkat madya/bisnis, dan 1 kelas untuk tingkat mahir. Luh Anik Mayani, Atdikbud KBRI Paris, menyampaikan bahwa modul pembelajaran akan diselenggarakan secara daring, memungkinkan partisipasi dari peserta di 73 kota yang tercakup dalam wilayah kerja KBRI Paris dan KJRI Marseille.
“Para peserta memiliki beragam motivasi untuk mempelajari Bahasa Indonesia, termasuk keinginan untuk mendalami budaya dan menjalin hubungan dengan Indonesia,” ungkap Luh Anik.
Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Badan Bahasa, Kemendikbudristek, Iwa Lukmana, juga memberikan apresiasi atas kerja keras KBRI Paris dalam memajukan pembelajaran Bahasa Indonesia di Prancis. “Kelas BIPA ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis, terutama dalam aspek orang per orang,” katanya.
Dengan demikian, kolaborasi antara KBRI Paris, Badan Bahasa, dan perguruan tinggi Indonesia serta Prancis menjadi tonggak penting dalam memperluas jangkauan Bahasa Indonesia di kancah internasional, menjadikannya lebih dari sekadar bahasa, tetapi juga sebuah jendela yang menghubungkan budaya dan nilai-nilai Indonesia dengan dunia.






