JAKARTA – Warga Jakarta perlu menyiapkan payung saat beraktivitas pada Kamis, 5 November 2026. Prakiraan cuaca menunjukkan sebagian besar wilayah Ibu Kota akan didominasi kondisi berawan, tetapi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan ringan.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan ringan diperkirakan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara itu, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, serta Kepulauan Seribu cenderung mengalami cuaca berawan.
Di Jakarta Selatan, suhu udara diperkirakan berkisar 24–33 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 54–97 persen. Kondisi hujan ringan berpotensi muncul pada periode tertentu, sehingga warga yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi perubahan cuaca.
Sementara di Jakarta Timur, suhu udara berada pada kisaran 24–33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 51–97 persen. Hujan ringan juga berpotensi terjadi di wilayah ini.
Adapun Jakarta Pusat diperkirakan memiliki suhu 25–32 derajat Celsius. Cuaca berawan masih mendominasi, meski terdapat periode cerah dengan suhu yang relatif lebih hangat.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Jakarta Utara. Suhu udara berkisar 26–31 derajat Celsius dengan cuaca berawan dan cerah pada sejumlah periode.
Di Jakarta Barat, suhu diperkirakan mencapai 25–32 derajat Celsius. Selain berawan, wilayah ini juga berpotensi mengalami udara kabur pada beberapa periode prakiraan.
Sementara itu, Kepulauan Seribu diprakirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu sekitar 26–30 derajat Celsius. Pada beberapa periode, kondisi cerah dan udara kabur juga berpotensi terjadi.
Warga Diminta Antisipasi Perubahan Cuaca
Perbedaan kondisi cuaca di setiap wilayah membuat warga perlu memperhatikan perkembangan prakiraan sebelum bepergian, terutama bagi mereka yang beraktivitas di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
“Meski sebagian besar wilayah Jakarta diprakirakan berawan, warga tetap perlu mengantisipasi kemungkinan hujan ringan, khususnya di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Membawa payung atau jas hujan dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga aktivitas tetap lancar.”
Warga juga disarankan menjaga kondisi tubuh dan memperhatikan jarak pandang saat berkendara, terutama ketika melintasi wilayah yang mengalami udara kabur.
Dengan memperhatikan perkembangan cuaca, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dan aktivitas harian dengan lebih baik.
Penulis : dafri jh
Editor : ami






