KP2MI Dapat Anggaran Rp3,9 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penggunaannya

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri P2MI Mukhtarudin saat raker dengan komisi IX DPR (foto. kemen p2mi)

Menteri P2MI Mukhtarudin saat raker dengan komisi IX DPR (foto. kemen p2mi)

JAKARTA – Komisi IX DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/BP2MI Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp3,901 triliun.

Persetujuan itu diambil dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp3,32 triliun dialokasikan untuk Program Penempatan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia. Sementara Program Dukungan Manajemen mendapat sekitar Rp572,47 miliar.

Porsi terbesar diberikan kepada Direktorat Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri sebesar Rp3,076 triliun. Sisanya terbagi untuk Sekretariat Jenderal Rp491,37 miliar, BP3MI Rp163,49 miliar, Ditjen Pelindungan Rp99,75 miliar, Ditjen Penempatan Rp45,76 miliar, Ditjen Pemberdayaan Rp18,82 miliar, dan Inspektorat Jenderal Rp5,4 miliar.

Menteri P2MI Mukhtarudin mengapresiasi dukungan dan masukan Komisi IX DPR RI, terutama dalam upaya memperbaiki pelayanan dan pelindungan PMI.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari Komisi IX, termasuk juga masukan, saran, dan terus melakukan perbaikan bagi kami dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun kualitas perlindungan bagi pekerja migran kita,” ujar Mukhtarudin.

Ia juga menegaskan KP2MI akan terus bersinergi dengan Kemnaker, terutama dalam program pemberdayaan dan peningkatan kapasitas warga Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri.

“Dan kami dengan Kemenaker akan selalu berkoordinasi dalam rangka optimalisasi program yang nanti ada memang irisannya,” kata Mukhtarudin.

Penulis : guntar

Editor : ami

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:27 WIB

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Berita Terbaru