Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Tol Jagorawi 13–17 Juli 2026, Simak Titik Lokasi Pekerjaannya

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan pemeliharaan jalan di Ruas Tol Jagorawi (foto. jasa marga)

Pekerjaan pemeliharaan jalan di Ruas Tol Jagorawi (foto. jasa marga)

JAKARTA – Pengguna Jalan Tol Jagorawi diimbau mengatur waktu perjalanan mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Pasalnya, PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan melakukan serangkaian pekerjaan pemeliharaan jalan guna menjaga kondisi perkerasan tetap prima sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di jalan tol. Dengan perawatan berkala, kualitas perkerasan jalan tetap terjaga sehingga pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Ruas Tol Jagorawi sendiri menjadi salah satu jalan tol dengan volume lalu lintas tertinggi di Indonesia. Selain menghubungkan Jakarta dengan Bogor dan Ciawi, ruas ini juga menjadi jalur utama menuju kawasan wisata Puncak yang selalu dipadati kendaraan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Karena itu, pemeliharaan infrastruktur dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi jalan tetap andal, termasuk menjaga kelengkapan fasilitas keselamatan seperti guardrail dan pagar pengaman.

Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rekonstruksi perkerasan serta Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO). Selama proses berlangsung, Jasa Marga bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) akan menerapkan pengaturan lalu lintas di lokasi pekerjaan agar arus kendaraan tetap berjalan lancar.

“Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Jasa Marga dalam menjaga kualitas layanan jalan tol sesuai Standar Pelayanan Minimal. Kami memastikan pekerjaan dilakukan dengan pengaturan lalu lintas yang optimal sehingga mobilitas pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar perwakilan Jasa Marga.

Titik Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan

Arah Ciawi

Lajur 1 KM 29+073 hingga KM 29+178.
Waktu pelaksanaan: Senin, 13 Juli 2026 pukul 10.00 WIB hingga Jumat, 17 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

Arah Jakarta

Lajur 1 KM 34+322 hingga KM 34+200.
Waktu pelaksanaan: Senin, 13 Juli 2026 pukul 10.00 WIB hingga Jumat, 17 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
Titik Pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO)

Arah Ciawi

Lajur 2 KM 10+100 hingga KM 10+250, 13 Juli 2026 pukul 22.00 WIB–14 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
Lajur 2 KM 10+250 hingga KM 10+400, 14 Juli 2026 pukul 22.00 WIB–15 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
Lajur 2 KM 20+050 hingga KM 20+200, 15 Juli 2026 pukul 22.00 WIB–16 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi area pengerjaan akan ditutup sementara. Namun, lajur lainnya tetap dapat digunakan sehingga arus lalu lintas diupayakan tetap mengalir.

Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang timbul selama pekerjaan berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintasi area pekerjaan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, mengatur waktu maupun rute perjalanan, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi agar perjalanan tetap lancar,” tutup pihak Jasa Marga.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Berita Terbaru