Rayakan Ulang Tahun ke-60, Hasto Kristiyanto Tebar 10 Ribu Bibit Ikan di Sungai Bekasi

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. (dok. pdip)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. (dok. pdip)

BEKASI – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memilih merayakan ulang tahunnya yang ke-60 dengan cara berbeda.

Alih-alih menggelar pesta, Hasto bersama jajaran PDIP menebar 10 ribu bibit ikan di bantaran Sungai Polder Kalimati, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (7/7/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu didampingi Ketua DPC PDIP Kota Bekasi yang juga Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono. Aksi tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan Hasto dalam merawat lingkungan yang disebutnya sebagai kultur perjuangan partai, sebagaimana diajarkan Presiden Pertama RI Soekarno dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Hasto menjelaskan, kegiatan menebar bibit ikan merupakan rangkaian semangat yang sama dengan pendakian Gunung Kerinci dalam rangka Bulan Bung Karno pada 20–21 Juni 2026 lalu.

“Ketika kami memutuskan mendaki Gunung Kerinci, semangat yang dibawa adalah ajaran Bung Karno dan Ibu Megawati untuk memperkuat kultur merawat pertiwi. Dari Gunung Kerinci kami menggelorakan semangat mencintai tanah air dengan menjaga ekosistem hutan agar tidak terkonversi menjadi lahan perkebunan sawit. Menanam pohon, menjaga sungai, danau, menyelamatkan mata air, hingga menebar benih ikan merupakan bagian dari spiritualitas partai dalam merawat kehidupan,” ujar Hasto usai mengawali kegiatan dengan doa dan kontemplasi bagi kelestarian alam.

Kegiatan tersebut berlangsung sederhana dan diikuti Ketua DPC PDIP Kota Bekasi beserta sejumlah anggota Satgas Partai.

Hasto mengungkapkan, tradisi menebar benih ikan telah rutin dilakukannya di berbagai lokasi, seperti Hutan Kota Munjul dan Waduk Jatiluhur. Namun, tradisi itu sempat terhenti pada tahun lalu karena dirinya menjalani masa tahanan.

Meski demikian, menurut Hasto, semangat menjaga lingkungan tidak pernah berhenti.

“Saat berada di rumah tahanan pun saya tetap merawat ikan dan tanaman. Bahkan saya memanfaatkan kulit kacang yang kaya kandungan kalium sebagai pupuk. Artinya, kepedulian terhadap lingkungan bisa dilakukan di mana saja,” katanya.

Ia berharap kegiatan menebar benih ikan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai dan lingkungan.

“Selama ini sungai sering diperlakukan sebagai halaman belakang dan tempat membuang sampah. Padahal sungai seharusnya menjadi bagian penting dari wajah kota yang bersih, sehat, dan memberi kehidupan bagi masyarakat,” tutur Hasto.

Usai kegiatan, Hasto bersama Tri Adhianto, istrinya Maria Ekowati, serta sejumlah kader menikmati sarapan sederhana berupa bubur kacang hijau, bubur ayam, jagung rebus, edamame, kacang-kacangan, dan aneka umbi-umbian.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan pembangunan kota yang ramah lingkungan terus menjadi prioritas pemerintah daerah, sejalan dengan arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Pesan Ibu Ketua Umum agar penataan ruang selalu berpihak pada lingkungan terus kami jalankan. Kota Bekasi terus membangun taman-taman kota, ruang rekreasi, dan ruang olahraga. Setiap tahun minimal kami membangun 56 taman yang dimulai dari setiap kelurahan dengan melibatkan partisipasi masyarakat,” kata Tri.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi juga sedang membangun polder pengendali banjir serta melakukan pembebasan lahan untuk memperluas ruang terbuka hijau di berbagai kawasan.

Tri turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Hasto dan berharap Sekjen PDIP tersebut tetap teguh memperjuangkan nilai-nilai ideologi partai.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan bahwa pembangunan kota harus dirancang secara menyeluruh, mulai dari sistem drainase, utilitas bawah tanah, hingga keseimbangan antara kawasan permukiman, industri, lahan pertanian, dan ruang hijau.

“Penataan ruang harus menghadirkan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian lingkungan. Banyak bencana ekologi terjadi karena lemahnya penegakan hukum. Karena itu, politik lingkungan harus menjadi kesadaran kolektif demi menjaga keberlangsungan hidup,” tegasnya.

Menutup kegiatan, Hasto kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjadikan ulang tahun sebagai ajang perayaan pribadi. Baginya, momen tersebut lebih bermakna jika diisi dengan aksi nyata untuk menjaga alam.

“Saya sebenarnya jarang merayakan ulang tahun. Momentum ini kami manfaatkan untuk ikut merawat lingkungan sebagaimana yang selalu diajarkan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Itulah bentuk rasa cinta kami kepada pertiwi,” pungkas Hasto.

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:27 WIB

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Berita Terbaru