JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato penting dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-18 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Rabu (20/5/2026).
Agenda tersebut menjadi momentum pemerintah memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional melalui Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Rapat paripurna akan digelar mulai pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI. Sidang ini menjadi salah satu agenda strategis karena pemerintah akan memberikan gambaran kondisi ekonomi nasional sekaligus arah kebijakan fiskal untuk tahun mendatang.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan rapat oleh Ketua DPR RI. Setelah itu, Presiden RI akan menyampaikan pidato pengantar keterangan pemerintah terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di hadapan pimpinan serta anggota DPR RI.
Dalam pidato tersebut, pemerintah diperkirakan akan memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi, arah belanja negara, strategi menjaga stabilitas fiskal, hingga langkah pemerintah menghadapi tantangan ekonomi global yang masih dinamis.
Penyampaian KEM dan PPKF sendiri menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan RAPBN. Melalui forum ini, pemerintah dan DPR mulai menyelaraskan pandangan terkait prioritas pembangunan nasional serta kebijakan anggaran pada tahun depan.
Setelah pidato Presiden selesai disampaikan, rapat paripurna akan ditutup kembali oleh Ketua DPR RI.
Penulis : lazir
Editor : ameri













