56 Bhikkhu Jalan Kaki dari Bali ke Borobudur, Bawa Pesan Damai dan Persatuan

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

56 Bhikkhu Lintas Negara berpartisipasi berjalan dari Bali Menuju Borobudur (foto. kemenag)

56 Bhikkhu Lintas Negara berpartisipasi berjalan dari Bali Menuju Borobudur (foto. kemenag)

BULELENG – Langkah pelan para Bhikkhu mulai meninggalkan kawasan Brahmavihara-Arama, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (9/5/2026). Dengan jubah khas dan semangat perdamaian, sebanyak 56 Bhikkhu dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos memulai perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur dalam rangka Indonesia Walk for Peace 2026.

Perjalanan lintas negara ini bukan sekadar ritual keagamaan. Selama 20 hari ke depan, para Bhikkhu akan menempuh perjalanan melewati Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta sambil menyebarkan pesan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama.

“Indonesia memiliki kekuatan besar karena keberagamannya. Tugas kita bersama adalah memastikan keberagaman itu menjadi sumber persatuan, bukan sumber konflik. Indonesia Walk for Peace menunjukkan bahwa nilai agama harus menghadirkan kasih sayang, ketenangan, dan kepedulian sosial,” ujar Romo Syafi’i.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag RI Supriadi, jajaran pemerintah daerah, hingga tokoh lintas agama.

Romo Syafi’i juga menilai Indonesia Walk for Peace (IWFP) menjadi bagian penting diplomasi budaya dan spiritual Indonesia di mata dunia. Menurutnya, perjalanan damai para Bhikkhu ini memperlihatkan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk hidup berdampingan.

“Perang yang paling besar itu adalah perang melawan hawa nafsu. Ketika kita sudah memiliki kekuatan mengendalikan hawa nafsu, ketika itu kita akan lahir sebagai insan yang baik. Melalui Walk for Peace ini, kita menunjukkan bahwa dengan perbedaan yang ada, kita tetap sama sebagai hamba Tuhan dan warga negara Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai membawa citra damai Bali ke dunia internasional. Ia menyebut kegiatan itu selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menitikberatkan pada keharmonisan alam dan kehidupan.

“Kegiatan ini tidak semata kegiatan fisik keagamaan yang sakral, tapi juga membawa pesan kedamaian yang dipancarkan dari Bali dan akan melintasi empat provinsi. Titiang yakin seyakin-yakinnya ini akan menjadi perhatian masyarakat dunia,” ujar I Wayan Koster.

Perjalanan damai menuju Borobudur ini pun diharapkan menjadi simbol kuat bahwa keberagaman di Indonesia dapat terus dirawat melalui toleransi, spiritualitas, dan kepedulian antarsesama.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Perang terhadap Kekerasan Seksual, Minta Publik Waspadai Hoaks
Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi
Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret
Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”
Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial
Dai 3T Bergerak: Penguatan Iman dan Nasionalisme dari Pinggiran Indonesia
Dari Hisab ke Rukyat, Gen Z Dalami Ilmu Penentuan Awal Ramadan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:02 WIB

56 Bhikkhu Jalan Kaki dari Bali ke Borobudur, Bawa Pesan Damai dan Persatuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:38 WIB

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Perang terhadap Kekerasan Seksual, Minta Publik Waspadai Hoaks

Rabu, 15 April 2026 - 04:39 WIB

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:39 WIB

Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:34 WIB

Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Berita Terbaru