BULOG Pastikan Tebu Petani Blora Terserap Industri Gula

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdani. (foto. lazir)

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdani. (foto. lazir)

JAKARTA – Perum BULOG mengambil langkah nyata untuk memperkuat posisi petani tebu di Kabupaten Blora dengan memastikan hasil panen mereka tersalurkan ke industri gula nasional. Upaya ini dilakukan melalui fasilitasi distribusi tebu ke pabrik gula milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak usaha PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yang tersebar di wilayah Jawa Tengah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BULOG dalam membangun ekosistem pangan yang lebih terintegrasi, sekaligus menjamin hasil panen petani dapat terserap secara maksimal oleh industri pengolahan gula dalam negeri.

Direktur Utama Perum BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa peran BULOG tidak hanya sebatas stabilisasi harga, tetapi juga sebagai penghubung antara petani dan industri.

“Kami berkomitmen hadir di tengah petani, termasuk di Blora, untuk memastikan hasil panen tebu mereka dapat tersalurkan dengan baik ke pabrik gula, sehingga memberikan nilai tambah, meningkatkan pendapatan, dan memberikan kepastian pasar bagi petani,” ujarnya, Rabu (2/4/2026)

Ia menambahkan, BULOG juga terus membuka ruang dialog dengan petani guna memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera direspons secara konkret dan solutif.

Komitmen ini sekaligus menjadi respons atas dinamika yang berkembang, termasuk adanya penyampaian aspirasi dari sebagian petani tebu di Blora. BULOG memandang hal tersebut sebagai sinyal penting untuk terus memperbaiki tata niaga tebu dan gula nasional agar semakin adil dan berpihak kepada petani.

Untuk itu, BULOG terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, PTPN, hingga SGN, demi memastikan proses penyerapan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Melalui langkah ini, BULOG berharap dapat meredam berbagai persepsi negatif di masyarakat, sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam menjaga stabilitas sektor pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani tebu.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam 1 Gram Rp2,609 Juta
Wajib Halal Oktober 2026 Didorong Berjalan Sesuai Aturan, Produk Impor Disebut Tak Perlu Dikhawatirkan
MUI, Akademisi, Pemantau Birokrasi Dukung Wajib Halal Oktober
Perkuat Rantai Pasok Protein Halal Global, Allana Group Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026
SUCOFINDO Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
Harga Emas Pegadaian 1 Oktober 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,63 Juta per Gram
Harga Emas Hari Ini 30 September 2026: Antam Turun Rp17 Ribu, Harga Dunia Mulai Menguat
Harga Emas Antam Hari Ini 28 September 2026 Turun Rp16.000, The Fed Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam 1 Gram Rp2,609 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Didorong Berjalan Sesuai Aturan, Produk Impor Disebut Tak Perlu Dikhawatirkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:26 WIB

MUI, Akademisi, Pemantau Birokrasi Dukung Wajib Halal Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Perkuat Rantai Pasok Protein Halal Global, Allana Group Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:57 WIB

SUCOFINDO Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026

Berita Terbaru