JAKARTA — Staf Khusus Menteri KP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto Darwin mengatakan, bahwa keikutsertaan KKP di WEF 2026 menjadi momentum penting di awal tahun kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono.
“Agenda Menteri selama di Davos sangat padat, mulai dari memberikan sambutan, menggelar side event, melakukan pertemuan bilateral, hingga mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh penting dunia,” ujar Doni, Rabu (28/1/2026)
Dalam pidatonya yang berlangsung hampir 40 menit, Presiden Prabowo tidak hanya memaparkan visi ekonomi nasional Prabowo Nomics, tetapi juga menyinggung isu kemaritiman. Salah satunya terkait rencana modernisasi Kampung Nelayan Merah Putih menjadi Kampung Nelayan Modern guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Presiden juga mengumumkan rencana penyelenggaraan Ocean Impact Summit bertaraf internasional di Bali, yang dijadwalkan dihadiri sejumlah kepala negara, pejabat organisasi internasional, serta pemangku kepentingan global.
“OIS mendapatkan dukungan dari WEF, dan KKP telah menandatangani Letter of Intent (LoI),” kata Doni.
Selain itu, KKP bersama BKPM turut menghadirkan Pavilion Indonesia di WEF sebagai sarana promosi konsep pangan biru. KKP juga membagikan buku MBG Pangan Biru dalam dua bahasa sebagai bagian dari upaya literasi publik global.
Ke depan, KKP juga akan menggelar peringatan Hari Kelautan Sedunia pada 8 Juni dan Hari Terumbu Karang (Coral Triangle Day) pada 9 Juni di Bali, sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan ekosistem terumbu karang.
Penulis : lazir
Editor : ameri






