POLRI dan BULOG Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Pangan Diharapkan Stabil

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri bersama Perum Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah. (dok. bulog)

Polri bersama Perum Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah. (dok. bulog)

JAKARTA  – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Program ini digelar bersamaan dengan panen raya jagung yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Senin (29/9/2025).

Kapolri menegaskan, GPM menjadi langkah nyata Polri dan Bulog untuk menjaga keterjangkauan pangan masyarakat sekaligus memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Gerakan Pangan Murah telah dijalankan secara serentak sejak Agustus hingga September 2025 di 1.346 titik wilayah Sumsel, dengan distribusi beras mencapai 4.099 ton untuk 409.864 penerima manfaat. Hari ini Polri juga melepas 152 ton jagung, termasuk 100 ton dari OKU Timur,” kata Kapolri dalam sambutannya.

Dalam kegiatan GPM di lokasi panen raya, Bulog menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Komoditas yang ditawarkan antara lain:

300 sak beras SPHP (1.500 kg) dengan harga Rp60.000 per pack,

300 kilogram tepung terigu Rp10.000 per kilogram,

300 liter minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter,

300 kilogram gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Kehadiran layanan ini disambut positif oleh masyarakat yang merasakan langsung ketersediaan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Penyaluran Beras SPHP

Selain pelepasan jagung, Polri dan Bulog juga melanjutkan penyaluran beras SPHP. Sejak 6 Agustus hingga 26 September 2025, tercatat sebanyak 78.996 ton beras telah disalurkan. Pada kegiatan di OKU Timur, tambahan 1.386 ton kembali dilepas untuk masyarakat.

“Kita pastikan beras SPHP yang disalurkan melalui Bulog dapat menjangkau penerima manfaat tepat sasaran sehingga harga pangan tetap terkendali,” ujar Kapolri.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, GPM dan SPHP merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

“Dengan kerja sama erat antara Bulog, Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat, kami berharap harga pangan pokok dapat terjaga, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat meningkat,” ujarnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru