Menko PMK: Digitalisasi Pendidikan Tinggi Harus Menjangkau Santri

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Pratikno saat meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (dok. rentak.id)

Menko PMK Pratikno saat meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (dok. rentak.id)

KEDIRI – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya digitalisasi dan perluasan akses pendidikan tinggi di lingkungan pesantren sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Pratikno saat meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) berbasis pesantren di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (13/7/2025).

Menurut Pratikno, Universitas Terbuka (UT) memiliki peran strategis dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan tinggi, termasuk para santri.

“Kami melihat digital menjadi sesuatu yang penting. Dan UT bisa berperan lebih baik, lebih optimal dalam menjalankan pembelajaran digital,” ujar Pratikno.

Ia menambahkan, sejak awal menjabat sebagai Menko PMK, dirinya sudah melihat perlunya keterlibatan UT dalam misi memperluas akses pendidikan. Bahkan, kata dia, mantan Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, “terpaksa kami culik” untuk menjadi Deputi di Kemenko PMK yang membidangi peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Pratikno menekankan pentingnya menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang lebih dekat dengan masyarakat. Khususnya bagi santri yang tidak memiliki fleksibilitas untuk meninggalkan lingkungan pesantren.

“Bagaimana perguruan tinggi hadir memberikan pelayanan pendidikan yang lebih dekat kepada seluruh anak bangsa yang mengalami keterbatasan untuk keluar dari pesantren. Karena itu, dibuatlah SALUT. Tapi dengan catatan, mohon betul dijaga kualitasnya,” tegasnya.

SALUT merupakan layanan pendidikan dari Universitas Terbuka yang berbasis komunitas dan bertujuan memberikan kemudahan akses belajar jarak jauh dengan dukungan fasilitas digital dan pendampingan lokal.

7 SALUT Baru Diresmikan
Selain meresmikan SALUT di Ponpes Tarbiyatul Qur’an Al-Falah Ploso, Menko PMK juga meresmikan enam titik layanan SALUT lainnya di Jawa Timur, yaitu:

SALUT Anak Bangsa, Kabupaten Nganjuk

SALUT Bina Insan Cendikia, Kabupaten Tulungagung

SALUT Nurul Haromain Pujon, Kabupaten Malang

SALUT Lumanjada Darussalam, Kediri

SALUT Lumanjada HQ, Kediri

SALUT Lumanjada Assakur, Kediri

Dalam peresmian tersebut turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara UT Malang dan masing-masing pondok pesantren penyelenggara SALUT, serta penyerahan bantuan pendidikan bagi mahasiswa penghafal Al-Qur’an 30 juz dari UT Malang.

Pratikno berharap program ini menjadi solusi konkret dalam pembangunan manusia Indonesia, khususnya dari kalangan pesantren.

“Manfaatkan ini dengan sebaik-baiknya. Para pengasuh kami dorong untuk turut mengawal, agar SDM unggul bisa terus ditingkatkan. Sehat secara fisik, moral, mental, dan juga semakin terdidik serta kompeten,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru