Bupati Bogor Pastikan Warga dalam Kondisi Baik Meski Diterjang Bencana di 16 Kecamatan dan 28 Desa

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa kondisi masyarakat Kabupaten Bogor tetap stabil meskipun daerah tersebut dilanda berbagai bencana alam. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan perhatian penuh kepada warga yang terdampak.

“Secara umum, masyarakat dalam keadaan baik. Kami sudah meminta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait agar benar-benar memperhatikan kebutuhan para korban bencana yang terdampak hari ini,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin (3/3/2025).

Menurut Rudy, aspek yang harus menjadi fokus utama adalah kesehatan warga. Selain itu, pemenuhan kebutuhan logistik selama bulan Ramadan juga menjadi prioritas agar masyarakat tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman.

“Banyak dari mereka yang sedang berpuasa. Kami pastikan kebutuhan pokok dan logistik mereka terpenuhi,” lanjutnya.

Evaluasi Kebijakan Tata Kelola Lingkungan

Rudy menegaskan bahwa saat ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan terkait bencana yang terjadi. Namun, ia menekankan perlunya evaluasi terhadap kebijakan yang mungkin kurang tepat dalam pengelolaan lingkungan.

“Jika ada kebijakan yang kurang tepat dalam hal lingkungan, mari kita cari solusinya bersama. Ini tanggung jawab kita semua,” ucapnya.

16 Kecamatan Terdampak Bencana

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor, dalam sehari sebanyak 16 kecamatan terdampak bencana, yang mencakup 28 desa. Bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, angin kencang, dan insiden orang hanyut.

BPBD melaporkan bahwa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan peningkatan kadar air dalam tanah dan debit air di hulu sungai. Hal ini memicu bencana di berbagai titik.

“Curah hujan tinggi yang berlangsung lama menyebabkan peningkatan volume air sungai dan tanah menjadi labil, sehingga beberapa lokasi terdampak bencana,” demikian pernyataan resmi BPBD.

Tanah longsor terjadi di Kecamatan Cijeruk, Sukaraja, Megamendung, Sukamakmur, Ciawi, Sukajaya, Leuwisadeng, dan Babakan Madang. Banjir melanda Kecamatan Cisarua, Parungpanjang, Bojonggede, Cigudeg, Tenjo, Rumpin, dan Dramaga. Selain itu, dilaporkan adanya warga hanyut di Cisarua serta angin kencang yang menerjang Kecamatan Jasinga.

Sementara itu,BPBD Jawa Barat melaporkan bahwa banjir bandang yang terjadi di kawasan Puncak pada Minggu (2/3) telah berdampak pada ratusan warga. Di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua, sebanyak 423 jiwa terdampak akibat luapan Sungai Ciliwung.

“Kami mencatat ada 423 warga yang terdampak di Desa Tugu Selatan. Banjir terjadi karena Sungai Ciliwung meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah Puncak,” kata perwakilan BPBD Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Bogor kini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat upaya penanganan dan pemulihan pasca-bencana. (RKL)

 

Penulis : Rahmat Kurnia

Editor : Erka

Berita Terkait

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal
Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru