RENTAK.ID – Kantor Bank Jateng Cabang Klaten di Jalan Pemuda Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, mengalami kebakaran pada Minggu (2/3/2025) siang.
Kebakaran tersebut menghanguskan lantai dua gedung, meskipun aktivitas operasional bank dipastikan tetap berjalan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten, Joko Hendrawan, menyampaikan bahwa api pertama kali terlihat dari kepulan asap di bagian belakang gedung.
Informasi tersebut berasal dari warga yang kemudian melaporkan kejadian kepada petugas keamanan bank.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi dengan tiga unit pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB setelah kami berjibaku sejak pukul 12.30 WIB,” ujar Joko Hendrawan.
Dua orang sekuriti sempat berusaha memadamkan api dengan alat pemadam ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kobaran api semakin membesar.
Proses pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan sejumlah relawan.
Kabid Damkar Klaten, Sumino, menduga kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik di lantai dua, meski penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Jaka Nursahid, memastikan bahwa tidak ada kerugian pada dana nasabah maupun aset berharga lainnya.
“Ruang operasional di lantai satu aman, termasuk brankas yang menyimpan kas dan jaminan. Pelayanan nasabah tetap berjalan di kantor baru di Jalan Veteran,” jelasnya.
Pihak bank menegaskan bahwa pembayaran gaji ASN, pensiunan, dan layanan nasabah lainnya tidak akan terganggu pascakebakaran ini.
Dua Al-Qur’an Ditemukan Utuh
Di tengah reruntuhan ruang arsip yang hangus, ditemukan dua kitab suci Al-Qur’an dalam kondisi utuh.
Dalam video yang beredar, kedua Al-Qur’an tersebut tampak berada di jendela kaca musala. Dinding musala sebagian hangus, sementara atapnya rusak akibat kebakaran.
Sampul emas dan hijau pada Al-Qur’an itu masih utuh, meskipun kaca jendela telah retak dan puing-puing berserakan di sekitarnya.
Petugas Damkar Klaten, Satria Bagyanto, membenarkan temuan tersebut. “Betul, posisinya di jendela musala. Area musala habis terbakar, tetapi kedua Al-Qur’an masih utuh,” ujarnya kepada wartawan, Minggu.
Satria menambahkan, Al-Qur’an tersebut tidak dipindahkan dan tetap berada di posisi semula. Musala itu terletak di sisi belakang lantai II, dekat lokasi yang diduga sebagai titik awal api.***
Editor : Ayham
Sumber Berita: RRI.co.id






