InJourney Airports Catatkan Kenaikan 10% Jumlah Penumpang Pesawat pada Januari 2025

- Penulis

Kamis, 20 Februari 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melayani 13,19 juta penumpang pesawat pada Januari 2025, meningkat 10% dibandingkan Januari 2024.

Kenaikan ini didorong oleh liburan panjang dan peningkatan jumlah penerbangan, dengan Bandara Soekarno-Hatta menjadi yang tersibuk.

Jumlah tersebut terdiri dari 9,64 juta penumpang rute domestik dan 3,54 juta penumpang rute internasional. Jumlah penumpang pada Januari 2025 itu meningkat dibandingkan dengan Januari 2024 sebanyak 11,99 juta penumpang.

Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan kenaikan jumlah penumpang pesawat antara lain didorong periode libur tahun baru serta libur panjang Isra Miraj dan Imlek.

“InJourney Airports sebagai operator bandara bersama dengan stakeholder lainnya seperti maskapai, ground handling dan AirNav Indonesia berkolaborasi erat untuk mengakomodir permintaan perjalanan udara yang cukup bergairah, sehingga pada bulan lalu kami dapat mencatatkan kenaikan jumlah penumpang pesawat yang mencapai double digit,” ujar Faik Fahmi, Kamis (20/2/2025).

Bandara tersibuk pada Januari 2025 adalah Soekarno-Hatta Tangerang (4,71 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (2,01 juta penumpang), Juanda Surabaya (1,12 juta penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (788 ribu penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (685 ribu penumpang).

Adapun kenaikan jumlah penumpang pesawat ini sejalan dengan meningkatnya jumlah penerbangan.

Pada Januari 2025, pergerakan pesawat di bandara-bandara InJourney Airports mencapai 97.395 penerbangan (take off dan landing) atau naik 2% dibandingkan dengan Januari 2024 sebanyak 95.293 penerbangan. Sementara untuk volume angkutan kargo tercatat sekitar 113 ribu ton atau terkoreksi 4% dari sebelumnya 118 ribu ton.

Faik Fahmi menuturkan, “Tahun ini bandara-bandara InJourney Airports bersama maskapai dan seluruh pihak di dalam ekosistem aviasi akan memperkuat konektivitas penerbangan Indonesia, meningkatkan lalu lintas penerbangan, dengan membuka rute-rute baru dan menambah frekuensi di rute eksisting, sehingga dapat optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.”

“Program transformasi di bandara-bandara InJourney Airports pada tahun ini juga semakin masif, dengan tiga pilar yakni Premises, Process dan People, serta teknologi sebagai Enabler untuk menjadikan bandara sebagai wajah kebanggaan bangsa,” ujar Faik Fahmi.(***)

 

 

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik
Penumpang Pesawat di Bandara InJourney Airports Tembus 13,19 Juta Pada Januari 2025, Tumbuh Double Digit

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru