Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN: Diduga Akibat Korsleting, Tidak Ada Korban Jiwa

- Penulis

Minggu, 9 Februari 2025 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung Kebakaran (pixabai)

Ilustrasi Gedung Kebakaran (pixabai)

JAKARTA – Kebakaran melanda gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (8/2/2025).

Api pertama kali muncul  sekitar pukul 23.09 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Satriadi Gunawan, mengungkapkan bahwa api mulai terlihat   di lantai dasar gedung.

“Sekuriti mencoba memadamkan dengan APAR, tetapi api sudah membakar kertas-kertas arsip di atas meja dan menghasilkan asap tebal, sehingga sekuriti melapor ke pemadam kebakaran untuk meminta bantuan,” ujar Satriadi, Minggu (9/2/2025).

Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dan 62 personel dikerahkan ke lokasi. Tim pemadam tiba pukul 23.16 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman pada pukul 23.18 WIB.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.45 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan, dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 00.35 WIB.

Satriadi menyebut dugaan awal kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada perangkat pendingin udara (AC). Namun, penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.

“Dugaan penyebab sementara adalah korsleting perangkat AC,” kata Satriadi.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, yang saat kejadian sedang menghadiri acara haul di Jakarta Barat, langsung menuju lokasi begitu mendapat informasi kebakaran. Ia tiba di kantornya sekitar pukul 23.40 WIB dan menyaksikan api masih cukup besar.

“Tadi pas datang ke sini, apinya cukup besar. Saya masih melihat api menyala,” ujar Nusron.

Mengenai kemungkinan adanya dokumen penting yang terbakar, Nusron mengaku belum bisa memastikan.

“Korban jiwa dipastikan tidak ada karena gedung dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Tapi untuk berkas yang terbakar, saya belum tahu,” pungkasnya.

Saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menilai dampak kerusakan yang terjadi. ***

 

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru