Kemkomdigi Prediksi Tiga Profesi Ini Akan Melejit di Masa Depan, Masyarakat Diminta Siap Beradaptasi

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Nezar Patria. (sumber: komdigi.co.id)

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Nezar Patria. (sumber: komdigi.co.id)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkapkan bahwa ada tiga profesi di sektor teknologi yang diprediksi akan berkembang pesat dan menjadi incaran banyak orang di masa depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, dalam keterangan resminya kepada wartawan pada Jumat (31/1/2025).

“Profesi yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) seperti AI Specialist, Big Data Analyst, dan AI Software Developer diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan yang signifikan. Ini adalah jenis pekerjaan yang akan sangat diminati dalam beberapa tahun ke depan,” jelas Nezar di Jakarta.

Nezar menegaskan, ketiga bidang tersebut merupakan bagian dari sektor teknologi digital yang sangat bergantung pada pemanfaatan kecerdasan buatan. Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan AI sudah menjadi fenomena global yang tidak bisa dihindari.

“Perubahan ini tidak bisa kita tolak. Justru kita harus menyesuaikan diri. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus mulai meningkatkan kemampuan mereka, khususnya dalam menguasai teknologi digital,” tegasnya.

Meski begitu, Nezar mengingatkan bahwa dunia kerja di masa depan tidak hanya mengandalkan keterampilan teknis semata. Ia menekankan pentingnya kemampuan yang lebih humanis untuk mendukung karier di era digital.

“Selain keahlian teknis, kreativitas, kemampuan kepemimpinan, fleksibilitas, dan daya tahan juga menjadi kunci sukses di dunia kerja masa depan,” ujar Nezar.

Dalam kesempatan yang sama, Nezar juga menyoroti bagaimana pesatnya perkembangan teknologi digital dan AI telah mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan, mulai dari pemerintahan, industri, hingga sektor pendidikan.

“Kemajuan AI dan teknologi digital saat ini berdampak luas di berbagai sektor. Kita bisa melihat perubahan ini terjadi di pemerintahan, dunia industri, bahkan di lingkungan akademik yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari kita,” ungkap Nezar.

Ia pun menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman. “Kita harus siap menghadapi tantangan ini. Jangan takut dengan perubahan, karena di balik tantangan selalu ada peluang baru,” pungkasnya. (***)

Penulis : Rahmat Kurnia Lubis

Editor : Erka

Sumber Berita: RRI.co.id

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru