
Internasional | Jumat, 9 Januari 2026 - 10:12 WIB
Menurut laporan tersebut, para sipir penjara memaksa tahanan perempuan keluar ke halaman, menyuruh mereka duduk di tanah, lalu memaksa melepas jilbab sebelum melakukan pemukulan. Tindakan represif itu disebut terjadi dalam empat insiden terpisah sepanjang Desember.