Topik Brunei Darussalam

Menteri Agama Nasaruddin Umar 1 (dok. kemenang)

Agama

Menag Ajak 4 Negara ASEAN Rumuskan Model Masyarakat Islam Berkeadaban

Agama | Senin, 2 November 2026 - 14:49 WIB

Senin, 2 November 2026 - 14:49 WIB

Ajakan tersebut disampaikan Nasaruddin saat menyambut delegasi negara anggota dalam Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Musyawarah Sekretariat Ke-28 Majelis Bahasa Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia (foto. kemendikdasmen)

Pendidikan

MABBIM Perkuat Diplomasi Bahasa Serumpun di Era Digital, Musyawarah Ke-28 Digelar Secara Daring

Pendidikan | Senin, 22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Senin, 22 Juni 2026 - 10:18 WIB

“Forum ini merupakan panggung penting untuk merajut kembali tali komitmen, memperdalam ikatan persaudaraan, serta memperpanjang estafet kerja sama kebahasaan yang telah kita bangun bersama dengan penuh dedikasi. Jarak boleh saja membatasi fisik kita untuk saling menjabat, tetapi agenda kerja sama kebahasaan MABBIM tetap dapat berlangsung di ruang digital ini,” ujarnya dikutip, Senin (22/6/2026).

Badan Bahasa menyelenggarakan Seminar Kebahasaan Antarbangsa Majelis Bahasa Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia. (dok. rentak.id)

Nasional

Mabbim 2025 Teguhkan Bahasa sebagai Pilar Diplomasi Serumpun

Nasional | Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:38 WIB

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:38 WIB

“Di tengah arus global dan kemajuan teknologi yang menguat, ketiga negara memiliki peluang besar untuk membangun ekosistem kerja sama kebahasaan yang tangguh dan relevan bagi generasi mendatang—mulai dari pendidikan, diplomasi publik, hingga standardisasi istilah untuk ilmu pengetahuan,” ujar Abdul Mu’ti.

Badan Bahasa menyelenggarakan Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) Tahun 2025 untuk genre puisi (dok. rentak.id)

Budaya

Program Mastera 2025: Badan Bahasa Perkuat Jejaring Penyair Muda Asia Tenggara

Budaya | Jumat, 5 September 2025 - 16:46 WIB

Jumat, 5 September 2025 - 16:46 WIB

“Bahasa tanpa sastra seperti mata uang tanpa nilai. Sastra memperhalus rasa, mewujudkan asa, dan meneguhkan makna,” ujar Hafidz, Kamis (4/9/2025).